Rabu, 14 Januari 2015

Pendakian Massal Semeru Tengger Bromo Pananjakan 24 - 30 Agustus 2014


PENDAKIAN MASSAL
SEMERU BROMO TENGGER PANANJAKAN
BUKA MATA LANJUTKAN CERITA
MINGGU-SABTU, 24-30 AGUSTUS 2014









          Pendakian Massal sengaja diadakan oleh Corps Psychopala dengan mengusung tema “Langkah Hijau Untuk Semeru”. Dengan harapan para pendaki mampu menjaga kelestarian alam yang selalu menyuguhkan keindahan dan keelokan langit biru serta awan putihnya ini. Sehingga ketika mendaki gunung kita tidak lantas sebatas mendaki, menikmati keindahan dan turun kembali namun juga kita harus peka dengan keadaan sekitar kita sebagai bentuk rasa syukur kita. Acara pendakian masal ini diikuti oleh 50 peserta dari berbagai kalangan karena dari pihak Corps Psychopala sendiri membuka pendaftaran untuk umum bukan hanya untuk para Organisasi Pecinta Alam saja. Pendakian masal ini kita agendakan selesai selama satu minggu dimulai dari hari Minggu 24 Agustus sampai dengan hari Sabtu 30 Agustus 2014. Dalam menjaga keamanan dan kenyamanan peserta Pendakian Masal, sebelum keberangkatan diadakan Teknical Meeting dengan tujuan memberikan sedikit gambaran tentang keadaan dan cuaca yang sering terjadi. Teknical meeting itu diadakan satu minggu sebelum keberankatan tepatnya pada hari Minggu, 10 Agustus 2014 pukul 15.00 WIB. Teknical meeting dihadiri oleh setengah dari peserta yang ikut dalam Pendakian Massal.
            Menginjak pada hari pelaksanaan Pendakian Massal Minggu, 24 Agustus 2014, peserta kumpul tepat pada pukul 15.00 WIB dengan agenda pertama daftar ulang dan pembagian T-Shirt serta Daypack. Setelah 45 menit menunggu kumpulnya peserta, tepat pada pukul 16.00 WIB kamipun mengadakan upacara pemberangkatan dengan dihadiri para senior Corps Psychopala. Setelah 30 menit upacara pemberangkatan di lanjutkan dengan foto bersama dan pengambilan snak sebelum para peserta memasuki bis. Jampun mulai menunjukkan pukul 16.45 WIB kamipun berangkat dari Kampus Psychology menuju Pasar Tumpang Malang.
            Diiringi dengan terbenamnya matahari rombongan PenMas Corps Psychopalapun mulai meninggalkan Kampus Psychology. Sebelum sampai pada tujuan awal kita Pasar Tumpang tepat pada pukul 19.45 WIB kamipun mampir di Kurnia Jawa Timur untuk Ishoma sebelum melanjutkan perjalanan lagi. Di tengah istirahat kami di Rumah Makan Kurnia Jawa Timur, kami harus melepas satu peserta PenMas kami karena faktor perizinan dari orang tua yang mengharuskannya untuk turun di Rumah Makan Kurnia Jawa Timur dan kembali lagi ke Solo. Kecewa pasti namun hal itu tak membuat semangat kita runtuh untuk terus melanjutkan perjalanan. Setelah selesai melepas lelah di Kurnia Jawa Timur kamipun memutuskan untuk melanjutkan perjalanan tepat pada pukul 21.00 WIB.
            Mengingat jam telah larut malam sehingga para peserta PenMaspun sudah mulai beristirahat untuk menjaga stamina keesokkan harinya. Mengingat keesokan harinya ada kegiatan yang fantastik yang harus kami lalui. Malam menerpa dengan hiasan lampu kendaraan disetiap sudut pandangan mata menghantarkan kami sampai di Pasar Tumpang. Meskipun sebelum sampai di Pasar Tumpang kamipun harus putar balik sampai dua kali karena jalanan yang sempit sehingga mempersulit bis yang kami tumpangi untuk melewati jalan itu. Namun setelah kami menghubungi senior kami yang telah dulu sampai di Pasar Tumpang, akhirnya kamipun mampu menjangkau Basecamp Semeru Tengger Bromo tepat pada pukul 04.05 WIB tepat tanggal 25 Agustus 2014.
Sesampainya di Pasar Tumpang tepatnya di Basecamp Semeru Tengger Bromo, kamipun mulai menurunkan barang-barang yang ada di dalam bis dan bagasi bis. Setelah selesai menurunkan semua barang-barang yang ada, kamipun memutuskan untuk segera sholat subuh. Setelah sholat subuh kamipun memutuskan untuk istirahat sejenak sembari menunggu pasar Tumpang buka untuk membeli bahan logistik yang dibutuhkan saat di Seemeru nantinya. Sembari istrahat, kamipun tak lupa untuk menceklist ulang barang-barang bawaan panitia dan peserta PenMas. Tepat pada pukul 06.00 WIB kamipun menuju Pasar Tumpang untuk membeli bahan logistik. Setelah memilah dan memilih bahan-bahan logistik yang sesuai, tepat pada pukul 06.45 WIB kamipun kembali ke Basecamp Semeru Tengger Bromo untuk segera melakukan packing ulang. Di sela-sela menunggu peserta lainnya kamipun memanfaatkan waktu yang tersisa untuk berfoto bersama sambil melakukan pengakraban dengan para peserta. Ketika jam telah menunjukkan pukul 07.00 WIB kamipun segera menuju ke Rest Area Semeru. Untuk menuju ke Rest Area kamipun menyewa angkutan.  Untuk menuju pada Rest Area kamipun harus menempuhnya selama satu jam. Dengan rasa kantuk yang mulai tak tertahan kamipun mulai tertidur di dalam angkutan. satu jam terlewati dengan sangat singkatnya, tepat pukul 08.00 WIB kamipun sampai di Rest Area. Di sana kamipun segera menata segala barang-barang bawaan masing-masing dan sarapan terlebih dahulu untuk mengisi tenaga dan stamina agar tetap fit untuk perjalanan panjang menuju Puncak Tertinggi Jawa Mahameru.
Setelah jam menunjukkan pukul 09.00 WIB kamipun mulai bersiap untuk menata barang-barang ke dalam jip yang telah bersiap sejak tadi. Setelah semuanya selesai kamipun segera mengkoordinasikan peserta untuk menaiki jip dengan jumlah setiap jipnya 15 orang. Setelah selesai semua, kamipun memulai perjalanan yang penuh adrenalin ini. Kami diantar jip menuju ke RanuPani dengan pemandangan yang menakjubkan disekeliling kami. Perjalanan yang kami lalui kali ini adalah perjalanan yang tak akan pernah bisa dilupakan nantinya. Dengan posisi berdiri di belakang dan dengan track yang fantastik kamipun dengan suka cita menikmati perjalanan dengan jip. Namun, di tengah perjalanan kamipun harus dikejutkan dengan keadaan salah satu dari teman kami yang jatuh pingsan di dalam jip. Dengan susah payah kamipun segera memberikan udara agar tidak memperparah keadaan. Setelah perjalanan selama satu jam kamipun sampai di Tugu Selamat Datang wisatawan semeru tengger bromo. Di sinilah kami memutuskan untuk berhenti guna menikmati pemandangan yang ada dan mengabadikannya dengan berfoto bersama sembari menyadarkan teman kami yang sedari tadi pingsan. Namun tak lama kemudian keadaan teman kamipun mulai membaik dan setelah puas berfoto kamipun segera melanjutkan perjalanan menuju RanuPani. Untuk sampai di RanuPani kamipun harus melewati track yang terjal dan berdebu. Namun hal itu tak lantas membuat kami enggan untuk memandangi langit biru awan putih yang terpancar dengan megahnya. Sesampai di RanuPani tepat pukul 10.50 WIB kamipun melakukan packing ulang untuk membedakan barang yang perlu dan yang tidak agar tidak memberatkan saat mendaki nantinya. Mengingat keadaan teman kami yang masih riskan untuk melanjutkan perjalanan kamipun melakukan perundingan untuk tidak mengajak teman kami itu melanjutka perjalanan ke Semeru. Dan salah satu dari kamipun harus menemaninya. Setelah berunding selama 30 menit akhirnya fifien dan nurulpun terpaksa harus kembali turun ke Pasar Tumpang untuk menstabilkan fisiknya. Setelah selesai berunding kamipun segera menuju ke Basecamp Semeru untuk memulai pendakian.
Pendakian segera kami mulai tepat pukul 11.10 WIB dengan menikmati pemandangan ladang warga yang hijau dan tumbuh dengan subur. Sebelum melanjutkan perjalanan kamipun berfoto dahulu di Tugu Selamat Datang SEMERU. Tujuan pertama kami adalah Ranukumbolo, untuk menuju ke Ranukumbolo dan untuk mempermudah Panitia dalam menghandle setiap peserta maka kami bagi menjadi beberapa kelompok dengan setiap kelompok beranggotakan 10 orang peserta. Dengan semangat kamipun mulai menyusuri track yang berdebu dan menanjak ini. Sesekali jalanan datar dan menurun. Setelah berjalan dua jam lamanya kamipun sampai di Pos 1. Dengan nafas yang terenga-enga kamipun memutuskan untuk istirahat sejenak melepas lelah sambil menikmati pemandangan yang rimbun dengan background langit biru yang lepas. Setelah 15 menit kami melepas lelah, kamipun dengan segera melanjutkan perjalanan mengingat jalanan masih terlalu panjang untuk bisa tiba di RanuKumbolo. Dari Pos 1 kamipun menuju ke Pos 2 WatuRejeng. Jarak antara Pos 1 dengan Pos 2 WatuRejeng tidak terlampau jauh mengingat pukul 14.00 WIB kamipun telah sampai di Pos 2. Saat sampai di Pos 2 kamipun memutuskan untuk melanjutkan perjalanan. Dengan kaki yang mulai lelah melangkah kamipun sampai di Pos 3 tepat pukul 15.15 WIB. Di Pos 3 kami memutuskan untuk beristirahat sejenak untuk melepas lelah dan kantuk kami sembari menunggu para peserta yang masih tertinggal di belakang. Setelah 15 menit kami mengobati lelah dan kantuk yang mendera akhirnya kamipun dengan semangat yang tersisa melanjutkan perjalanan menuju RanuKumbolo. Langkah kaki ini serasa enggan untuk berjalan semangat inipun enggan untuk bertahan namun sejenak ku pandangi pemandangan sekitar, tak ku sangka terhempas danau yang masih jernih di bawah. RANUKUMBOLO ? ya itu RanuKumbolo dengan serentak kami teriakkan nama itu, bahagia dan penuh syukur kami mampu mencapainya. Tepat pukul 15.15 WIB kami sampai di RanuKumbolo. Kamipun memutuskan untuk mengabadikan moment hamparan danau nan jernih ini dengan berfoto bersama sebelum mendirikan tenda untuk istirahat kami malam nanti.
Setelah puas mengabadikan setiap tetes pemandangan yang tersaji, kamipun segera mendirikan tenda dan segera menyiapkan makan malam lantas istirahat. Semakin malam suhu di RanuKumbolopun semakin dingin bagaikan masuk dalam dunia yang penuh dengan salju. Sedingin apapun suhu saat itu tak membuat kita lantas berdiam diri, untuk memperkecil rasa dingin kitapun bersama-sama memasak untuk makan malam. Menu kali ini adalah ikan bandeng dan ditambah dengan colekan sambel bawang menambah kenikmatan di malam yang dingin ini. Setelah semua berkumpul untuk menikmati makan malam hari ini, tepat pukul 20.00 WIB kamipun memutuskan untuk beristirahat demi menjaga stamina dan meminimkan dinginnya suhu di malam hari ini. Dengan dekapan angin semilir yang dingin dibalut gelapnya malam kamipun beristirahat di dalam tenda.
Tanggal 26 Agustus 2014 tepat pukul 05.45 WIB telah menyapa kami dengan terpaan sinar mentari dan embun pagi. Menatap keindahan Danau RanuKumbolo di pagi hari memberikan semangat kita untuk sesegera menikmati indahnya pemandangan sinar mentari yang tengah menunjukkan keindaha nnya. Sebelum melanjutkan perjalanan kamipun dengan segera menyiapkan sarapan sembari melakukan cek list ulang dan ada juga yang sekedar membersihkan sebagian alat-alat masakan. Setelah selesai bersih-bersih sekaligus sarapan tepat pukul 08.15 WIB kamipun melakukan packing peralatan guna mempersingkat waktu perjalanan untuk menuju ke KaliMati. Dalam PenMas ini kamipun membagi setiap Leader, MeedLeader dan Sweaper. Untuk perjalanan dari RanuKumbolo menuju KaliMati Leadernya yaitu Udin bersama Prapti. Leader berangkat dari RanuKumbolo menuju KaliMati tepat pada pukul 09.15 WIB. Perjalanan menuju ke KaliMati kami awali dengan menanjaki Tanjakan Cinta dan menyusuri Padang Lavender sembari menikmati hamparan ladang yang luas dengan pemandangan yang indah. Perjalanan kami tempuh selama 2 jam perjalanan santai.





Tepat pukul 11.20 WIB kamipun sampai di KaliMati. Setelah sampai kamipun mencoba ormed untuk tempat camp 65 peserta PenMas mengingat kami leader dalam perjalanan RanuKumbolo ke KaliMati ini. Setelah menemukan tempat yang sesuai kamipun dengan segera mendirikan tenda, dengan tiupan angin yang kencang membuat kami sedikit kesulitan dalam mendirikan tenda saat itu. Namun dengan usaha yang keras kamipun berhasil mendirikan tenda. Usai mendirikan tenda kamipun dengan segera istirahat sejenak sembari menantikan peserta PenMas datang. Selang beberapa menit kami menyadari bahwa di KaliMati tidak seperti RanuKumbolo yang menyediakan hamparan air danau yang luas, tapi kita harus turun terlebih dahulu sejauh perjalanan 30 menit untuk mendapatkan air bersih. Akhirnya sayapun memutuskan untuk mengambil air sendirian sedangan kak udin tetap stand by di tenda untuk memberi tanda kepada peserta yang mungkin akan tiba.
Perjalanan untuk mendapatkan air cukup curam, karena penuh dengan turunan yang berbatu dan licin. Sekelilingnya dipenuhi dengan tebing-tebing tinggi yang menunjang dengan gagahnya. Perjalanan untuk mendapatkan air ini sangat sepi dan lengang sehingga sayapun bisa mengambil air tanpa antri terlebih dahulu. Setelah sampai di tempat camp ternyata belum pula kami jumpai peserta yang sampai di KaliMati. Kesempatan itupun kami manfaatkan untuk sedikit melepas lelah dan menikmati hamparan padang edelwiest dan pemandangan Gunung Semeru yang terlihat sangat gagah. Tepat pada pukul 12.40 WIB peserta PenMas mulai sampai di KaliMati, merekapun kami koordinasikan untuk segera mendirikan tenda dan mencari air bersih mengingat perjalanan untuk mendapatkan air sangat sulit sehingga diusahakan air bersih di dapatkan ketika siang hari. Dan untuk kedua kalinya sayapun harus menemani peserta untuk mengambil air bersih ke bawah karena yang mengetahui sumber air saat itu baru saya. Dengan suka cita sayapun menemani mereka untuk mendapatkan air bersih itu. Selesai mengambil air kamipun sesegera mungkin memutuskan untuk menyiapkan makanan sebelum para panitiapun datang. Menu kali ini kami memasak oseng boncis, bakwan goreng, krupuk dan tempe goreng. Dihangatkan dengan teh anget dan kopi hitam yang manis. Tepat pukul 17.30 WIB semua makanan telah siap tersaji dan waktunya untuk makan. Selesai makan dan membereskan semuanya, kamipun dengan segera melakukan briefing untuk muncak keesokkan harinya. Tepat pukul 19.00 WIB kami mulai briefing, briefing ini kami lakukan untuk menentukan leader meedleader dan sweaper. Untuk mempermudah akhirnya disamakan dengan perjalanan saat ke KaliMati. Selesai briefing kami lakukan packing terkait barang yang wajib di bawa ke puncak dan ditinggal di camp, tepat pukul 20.00 WIB kamipun segera istirahat mengingat perjalanan yang kami tempuh esok masih cukup malam. Kami harus muncak mulai pukul 00.00 WIB.
Malam datang menjelang dengan langit gelap dan hanya berhiaskan lampu senter menunjukkan pukul 23.30 WIB. Kami kemudian membangunkan para peserta untuk segera melakukan packing dan bersiap berkumpul di depan tenda. Sebelum keberangkatan kami lakukan absen dan doa bersama. Tepat tanggal 27 Agustus 2014 pukul 00.00 WIB rombongan PenMas Semeru Corps Psycopalapun mulai melangkahkan kaki menuju ke Puncak Tertinggi Jawa Mahameru. Namun, dipertiga perjalanan saya harus terpisah dengan leaderku mengingat saat itu banyak peserta yang lebih memilih untuk beristirahat sejenak melepas lelah sehingga sebagai panitia sayapun harus bertanggungjawab atas peserta PenMas itu. Dengan terus melakukan komunikasi dengan yang di bawah sayapun terus memantau peserta yang saya back up sedari tadi. Perjalanan menuju puncak tidaklah mudah, kami harus melewati jalanan yang berdebu, berbatu dan penuh dengan tajakan-tanjakan curam yang sesekali membuat para peserta untuk lebih memilih beristirahat sejenak melepas kantuk dan lelah. Setelah melewati perjalanan yang berdebu ini sampailah kami di Arcopodo tempat dimana kita mulai menyusuri pasir penuh batu kerikil demi mencapai Puncak Mahameru. Perjalanan dari KaliMati menuju Puncak Mahameru berhasil kami tempuh selama 6,5 jam. Perjalanan yang tak singkat pasti, membutuhkan tekad yang besar semangat yang tinggi dan rasa sabar yang besar. Di tengah perjuangan kami merangkak melewati setiap desiran pasir dan bebatuan kami disambut dengan keindahan sinar mentari pagi yang berhasil menampakkan dirinya dengan gagahnya. Meskipun kami belum mampu menikmati indahnya mentari pagi di Puncak namun melihat keindahan di sepertiga pencapaian puncak kami sangat bersyukur dengan hamparan luas keindahan NEGERI ini. Kamipun dengan segera melanjutkan perjalanan menuju Puncak Mahameru. Hingga tepat pada pukul 06.35 WIB kamipun berhasil mencapainya dengan suka cita penuh bahagia sembari merendahkan diri ke hadapan Sang Kholiq dengan bersujud syukur bersama. Selepas itu kamipun saling memberikan ucapan selamat atas pencapaiannya di Puncak Tertinggi Jawa Mahameru. Dengan perasaan penuh haru kamipun segera mungkin mengabadikan moment di Puncak Mahameru dengan berfoto-foto. Mengamati dan terus mengamati hamparan yang terbentang luas di antara langit dan awan putihnya menyimpan beribu bahkan berjuta keindahan alam yang tak pernah terbayangkan sebelumnya. Kita bagaikan di atas awan yang menggumpal dengan cerdiknya dan bagaikan beratapkan langit biru lepas tanpa ada penghalang untuk menikmatinya. Subhanallah. Puas menimati indahnya hamparan pemandangan puncak Mahameru, tepat pukul 09.00 WIB kamipun segera menuju ke KaliMati mengingat agenda kita kali ini kembali camp di RanuKumbolo.
Turun menuju ke KaliMati kami tempuh selama 2,5 jam, berselisih jauh dengan waktu yang kami butuhkan untuk menuju Puncak Mahameru. Sesampainya di KaliMati tepat pukul 11.30 WIB kami segera mengganti pakaian, membersihkan badan dan beristirahat sebentar sebelum melanjutkan perjalanan menuju RanuKumbolo. Kami memulai perjalanan dari KalimMati tepat pukul 14.30 WIB. Dengan serentak kamipun menuju ke RanuKumbolo dengan perasaan bangga dan lega karena telah mampu mencapai puncak Tertinggi Jawa. Sesekali kamipun beristirahat dan mengabadikan moment kebersamaan kami di sela perjalanan kami. Tepat pukul 16.30 WIB kamipun sampai di RanuKumbolo dengan pemandangan lautan tenda yang tertata di pinggiran danau RanuKumbolo. Setelah sampai di RanuKumbolo untuk kedua kalinya, kamipun segera mempersiapkan segala kebutuhan untuk makan malam ini. Hari ini merupakan hari terakhir kita camp di Danau yang memberikan Kesejukkan dan keindahan hamparan air yang jernih ini. Kamipun tak ingin melewati keindahannya dengan sia-sia. Kami dengan puas memanfaatkan waktu yang tersisa untuk sekedar memandangi dan terus mengucap rasa syukur akan anugerah Yang Maha Esa karena telah melahirkan hamparan danau yang jernih seperti RanuKumbolo ini. Setelah puas, kamipun dengan segera mendirikan tenda dan memasak makanan untuk malam ini. Kegiatan hari ini berakhir lebih awal, mengingat agenda siang harinya tadi adalah agenda yang sangat melelahkan namun menakjubkan. Tepat pukul 19.00 WIB sebagaia peserta dan panitia sudah mulai terlelap dalam tidurnya denga berselimutkan gelapnya suasana RanuKumbolo dan beralaskan rimbunnya rerumputan RanuKumbolo.
Keesokkan harinya tepat pukul 06.00 WIB, dengan semangat juang makin membara membangunkan kami untuk segera membersihkan alat-alat, cuci muka, gosok gigi dan sesekali berfoto. Perjalanan kami kali ini menuju ke Homestay sebelum melakukan perjalanan menuju Pananjakan dan Bromo. Kamipun dengan bergantian saling membantu menyiapkan sarapan untuk hari terakhir kita camp di RanuKumbolo ini. Untuk perpisahan dengan RanuKumbolo kamipun melakukan foto bersama sebagai kenang-kenangan di RanuKumbolo. Tepat pukul 10.35 WIB kamipun mulai meninggalkan RanuKumbolo dan menuju ke Homestay. Perjalanan dari Ranukumbolo menuju Homestay terasa sangat singkat meningat jalanan yang menurun. Dari Ranukumbolo ke Homestay mampu kami tempuh selama 2,5 jam saja tepatnya pukul 14.50 WIB. Sebelum menuju ke Homestay, kami adakan absensi ulang atau pendataan terebih dahulu di Basecamp Semeru. Setelah selesai melakukan pendataan kamipun segera menuju ke Homestay untuk Ishoma. Sesampai di Homestay seluruh peserta menata barang-barang dan bersiap untuk mandi, sholat dan mempersiapkan makan malamnya. Di Homestay yang kita tempati ini memberikan fasilitas kamar tidur, dapur, kamar mandi, ruang berkumpul dan televisi. Di dalam Homestay kamipun mulai pengakraban, menjalin komunikasi lebih dekat. Sesekali kamipun masak bersama untuk mengisi disela-sela obrolan kami. Dengan kompak kamipun membuat kentang goreng, capcay, masak mie, krupuk goreng dan telur goreng. Bahkan sesekali candaanpun muncul membuat cairnya suasana yang tadinya tidak saling mengenal jadi kenal. Hal itulah yang sangat ku nantikan selama 5 hari melakukan perjalanan PenMas ini. Canda tawa yang tercipta malam itu menambah kehangatan dalam diri kita hingga lupa bahwa kala itu jam telah menunjukkan pukul 22.00 WIB yang seharusnya kamipun harus segera istirahat karena besoknya kamipun harus melakukan perjalanan malam untuk menuju ke Pananjakan dan Bromo. Waktu begitu cepat berjalan hingga sulit menyadari bahwa jam telah menunjukkan jam 02.00 WIB. Kamipun segera membangunkan peserta PenMas agar bisa bersiap untuk packing barang-barang yang harus di bawa. Setelah selesai melakukan packing, tepat pukul 02.15 WIB, 5 Mobil Jibpun dipersiapkan. Semua barang mulai dibawa ke dalam Jip dan jippun siap untuk berangkat. Tepat pukul 02.45 WIB kamipun bersiap untuk melakukan perjalanan dengan jip menuju ke Pananjakan untuk meliat indahnya Sunrise disana. Perjalanan menuju Pananjakan sangatlah berdebu dan penuh dengan adrenalin namun tidak mengurangi keseruan perjalanan kami. Perjalanan menuju pananajakan ini kami tempuh selama 1,5 jam. Tepat pukul 04.00 WIB kami sampai di Pananjakan. Setelah turun dari jip, kamipun segera menuju ke bukit untuk menikmati Sunrise dan pemandangan lepas gunung Bromo. Di bukit itu kamipun segera menghangatkan tubuh dengan memesan teh hangat dan susu jahe yang mampu menghangatkan tubuh kami. Setelah menunggu tepat pukul 05.30 WIB
matahari mulai menampakkan keanggunannya dengan sinar yang gagah dan mempesona. Kamipun tak lupa untuk mengabadikan setiap moment yang ada dengan berfoto. Puas berfoto, tepat pada pukul 06.00 WIB kamipun turun dan bersiap untuk menuju ke Bromo. Perjalanan menuju Bromo kami fikir tidak begitu jauh hanya berjarak 30 menit dari Pananjakan. Tiba di Bromo tepat pukul 06.35 WIB dan kamipun segera mengkoordinir semua peserta untuk segera kembali ke parkiran pukul 09.00 WIB. Setelah mampu mengkoordinir peserta, kamipun saling berpencar. Kami selalu mengabadikan setiap pemandangan yang tersaji di Bromo, mengingat waktu telah pagi dan saat itu adalah waktu yang tepat untuk sarapan, sebagian dari kamipun memutuskan untuk membeli bakso malang. Puas menikmati bakso malang, tepat pukul 09.00 WIB kamipun berkumpul di depan Jip untuk berfoto bersama. Setelah puas menikmati keindahan yang tersaji di Semeru Pananjakan dan Bromo yang menyajikan keindahan yang fantastik ini, tepat pukul 09.25 WIB kamipun segera kembali menuju Basecamp Semeru untuk menantikan bus yang nantinya akan mengantarkan kami menuju kota Surakarta. Perjalanan menuju Basecamp Semeru, kami di perjalanan disuguhkan keindahan bukit teletubis yang hijau dengan keindahan gesekan rumput ilalang yang tertiup angin. Kamipun memutuskan untuk berhenti dan berfoto dengan bukit teletubis. Setelah 15 menit waktu yang diberikan kamipun segera menuju ke Basecamp Semeru dengan jalanan yang berdebu hingga muka kitapun penuh dengan debu seperti badut. Canda tawa selalu tercipta dikala kita berkumpul bersama. Tepat pukul 10.45 WIB kamipun sampai di Rest Area Semeru dan segera membersihkan muka, berganti pakaian atau ada pula yang mandi dan segera sholat jumat. Kamipun memanfaatkan waktu yang ada untuk mengistirahatkan tubuh kami yang mulai lelah dan kantuk yang tak tertahan ini. Tepat pukul 12.45 WIB buspun datang menjemput kami. Dengan segera kamipun memasukkan barang-barang bawaan peserta dan panitia untuk selanjutnya kami mengadakan absensi ulang dan doa bersama sebelum keberangkatan. Tepat pukul 13.10 WIB kamipun muali meninggalkan Rest Area dan menuju ke Kota Surakarta. Salam perpisahanpun kami lontarkan dengan mengucap syukur dan terimakasih kepada Semeru, Pananjakan dan Bromo yang telah menyajikan pemandangan hamparan luas nan indah dan mempesona. Mengingat ini adalah perjalanan pulang, dan kegiatan selama 5 hari yang lalu cukup melelahkan tidak heran jika seluruh peserta mulai diserang rasa kantuk dan dengan cepat merekapun terlelap. Entah pemandangan yang seperti apa kota Malang di siang hari, kami tidak ikut menikmati karena kami terlampau terlelap dalam tidur. Tepat pukul 15.45 WIB, kamipun mampir terlebih dahulu di Rumah Makan Mojokerto untuk mengisi asupan makanan dalam perut agar tidak kosong. Setelah waktu menunjukkan pul 16.45 WIB kamipun segera kembali ke bus dan melanjutkan perjalanan menuju Kota Surakarta. Setelah mengisi asupan makanan di Rumah Makan Mojokerto agenda selanjutnya adalah pembagian Doorprice. Meskipun doorprice dibagikan di dalam bus, hal itu tidak mengurangi keseruan dan kehebohan dalam pembagian doorprice. Selesai membagikan doorprice, kamipun segera melanjutkan istirahat kami. Tepat pukul 21.00 WIB kamipun sampai di Rumah Makan Kurnia Jawa Timur, disini kami sholat isya’ dan makan malam sembari melepas lelah yang masih terasa. Selesai makan malam dan menghirup udara di luar, tepat pukul 22.00 WIB perjalanan kami lanjutkan. Perjalanan menuju Surakarta tepatnya di Kampus Psikologi UMS kali ini serasa sangat singkat. Kemerlip lampu dipinggiran jalan menghantarkan kami kembali menuju Kampus UMS. Tepat pada pukul 00.00 WIB tanggal 30 Agustus 2014 kamipun sampai di Kampus Psikologi UMS tercinta. Lancar dalam acara PenMas membuat kami semakin kuat dan solid dalam kepanitiaan. Mengingat Peserta kala itu datang dari berbagai daerah, akhirnya diantara merekapun adapula yang menginap di Posko Corps Psychopala untuk melepas lelah kala diperjalanan dan di dalam bis. Namun adapula yang memutuskan untuk langsung kembali ke daerah atau tempatnya masing.masing. mengingat waktu telah terlalu larut, kamipun memutuskan untuk segera istirahat di Posko Corps Psychopala sebelum melanjutkan rutinitas selanjutnya. Psychopala !

Tidak ada komentar:

Posting Komentar