PENDAKIAN MASSAL
SEMERU BROMO TENGGER PANANJAKAN
BUKA MATA LANJUTKAN CERITA
MINGGU-SABTU, 24-30 AGUSTUS 2014
Pendakian Massal
sengaja diadakan oleh Corps Psychopala dengan mengusung tema “Langkah Hijau
Untuk Semeru”. Dengan harapan para pendaki mampu menjaga kelestarian alam yang
selalu menyuguhkan keindahan dan keelokan langit biru serta awan putihnya ini.
Sehingga ketika mendaki gunung kita tidak lantas sebatas mendaki, menikmati
keindahan dan turun kembali namun juga kita harus peka dengan keadaan sekitar
kita sebagai bentuk rasa syukur kita. Acara pendakian masal ini diikuti oleh 50
peserta dari berbagai kalangan karena dari pihak Corps Psychopala sendiri
membuka pendaftaran untuk umum bukan hanya untuk para Organisasi Pecinta Alam
saja. Pendakian masal ini kita agendakan selesai selama satu minggu dimulai
dari hari Minggu 24 Agustus sampai dengan hari Sabtu 30 Agustus 2014. Dalam
menjaga keamanan dan kenyamanan peserta Pendakian Masal, sebelum keberangkatan
diadakan Teknical Meeting dengan tujuan memberikan sedikit gambaran tentang
keadaan dan cuaca yang sering terjadi. Teknical meeting itu diadakan satu
minggu sebelum keberankatan tepatnya pada hari Minggu, 10 Agustus 2014 pukul
15.00 WIB. Teknical meeting dihadiri oleh setengah dari peserta yang ikut dalam
Pendakian Massal.
Menginjak pada
hari pelaksanaan Pendakian Massal Minggu, 24 Agustus 2014, peserta kumpul tepat
pada pukul 15.00 WIB dengan agenda pertama daftar ulang dan pembagian T-Shirt
serta Daypack. Setelah 45 menit menunggu kumpulnya peserta, tepat pada pukul
16.00 WIB kamipun mengadakan upacara pemberangkatan dengan dihadiri para senior
Corps Psychopala. Setelah 30 menit upacara pemberangkatan di lanjutkan dengan
foto bersama dan pengambilan snak sebelum para peserta memasuki bis. Jampun
mulai menunjukkan pukul 16.45 WIB kamipun berangkat dari Kampus Psychology
menuju Pasar Tumpang Malang.
Diiringi dengan
terbenamnya matahari rombongan PenMas Corps Psychopalapun mulai meninggalkan
Kampus Psychology. Sebelum sampai pada tujuan awal kita Pasar Tumpang tepat
pada pukul 19.45 WIB kamipun mampir di Kurnia Jawa Timur untuk Ishoma sebelum
melanjutkan perjalanan lagi. Di tengah istirahat kami di Rumah Makan Kurnia
Jawa Timur, kami harus melepas satu peserta PenMas kami karena faktor perizinan
dari orang tua yang mengharuskannya untuk turun di Rumah Makan Kurnia Jawa
Timur dan kembali lagi ke Solo. Kecewa pasti namun hal itu tak membuat semangat
kita runtuh untuk terus melanjutkan perjalanan. Setelah selesai melepas lelah
di Kurnia Jawa Timur kamipun memutuskan untuk melanjutkan perjalanan tepat pada
pukul 21.00 WIB.
Mengingat jam
telah larut malam sehingga para peserta PenMaspun sudah mulai beristirahat untuk
menjaga stamina keesokkan harinya. Mengingat keesokan harinya ada kegiatan yang
fantastik yang harus kami lalui. Malam menerpa dengan hiasan lampu kendaraan
disetiap sudut pandangan mata menghantarkan kami sampai di Pasar Tumpang.
Meskipun sebelum sampai di Pasar Tumpang kamipun harus putar balik sampai dua
kali karena jalanan yang sempit sehingga mempersulit bis yang kami tumpangi
untuk melewati jalan itu. Namun setelah kami menghubungi senior kami yang telah
dulu sampai di Pasar Tumpang, akhirnya kamipun mampu menjangkau Basecamp Semeru
Tengger Bromo tepat pada pukul 04.05 WIB tepat tanggal 25 Agustus 2014.
Sesampainya di Pasar Tumpang tepatnya di Basecamp Semeru Tengger
Bromo, kamipun mulai menurunkan barang-barang yang ada di dalam bis dan bagasi
bis. Setelah selesai menurunkan semua barang-barang yang ada, kamipun
memutuskan untuk segera sholat subuh. Setelah sholat subuh kamipun memutuskan
untuk istirahat sejenak sembari menunggu pasar Tumpang buka untuk membeli bahan
logistik yang dibutuhkan saat di Seemeru nantinya. Sembari istrahat, kamipun
tak lupa untuk menceklist ulang barang-barang bawaan panitia dan peserta
PenMas. Tepat pada pukul 06.00 WIB kamipun menuju Pasar Tumpang untuk membeli
bahan logistik. Setelah memilah dan memilih bahan-bahan logistik yang sesuai,
tepat pada pukul 06.45 WIB kamipun kembali ke Basecamp Semeru Tengger Bromo
untuk segera melakukan packing ulang. Di sela-sela menunggu peserta lainnya
kamipun memanfaatkan waktu yang tersisa untuk berfoto bersama sambil melakukan
pengakraban dengan para peserta. Ketika jam telah menunjukkan pukul 07.00 WIB
kamipun segera menuju ke Rest Area Semeru. Untuk menuju ke Rest Area kamipun
menyewa angkutan. Untuk menuju pada Rest
Area kamipun harus menempuhnya selama satu jam. Dengan rasa kantuk yang mulai
tak tertahan kamipun mulai tertidur di dalam angkutan. satu jam terlewati
dengan sangat singkatnya, tepat pukul 08.00 WIB kamipun sampai di Rest Area. Di
sana kamipun segera menata segala barang-barang bawaan masing-masing dan
sarapan terlebih dahulu untuk mengisi tenaga dan stamina agar tetap fit untuk
perjalanan panjang menuju Puncak Tertinggi Jawa Mahameru.
Setelah jam menunjukkan pukul 09.00 WIB kamipun mulai bersiap untuk
menata barang-barang ke dalam jip yang telah bersiap sejak tadi. Setelah
semuanya selesai kamipun segera mengkoordinasikan peserta untuk menaiki jip
dengan jumlah setiap jipnya 15 orang. Setelah selesai semua, kamipun memulai
perjalanan yang penuh adrenalin ini. Kami diantar jip menuju ke RanuPani dengan
pemandangan yang menakjubkan disekeliling kami. Perjalanan yang kami lalui kali
ini adalah perjalanan yang tak akan pernah bisa dilupakan nantinya. Dengan
posisi berdiri di belakang dan dengan track yang fantastik kamipun dengan suka
cita menikmati perjalanan dengan jip. Namun, di tengah perjalanan kamipun harus
dikejutkan dengan keadaan salah
satu dari teman kami yang jatuh pingsan di dalam jip. Dengan susah
payah kamipun segera memberikan udara agar tidak memperparah keadaan. Setelah
perjalanan selama satu jam kamipun sampai di Tugu Selamat Datang wisatawan
semeru tengger bromo. Di sinilah kami memutuskan untuk berhenti guna menikmati
pemandangan yang ada dan mengabadikannya dengan berfoto bersama sembari
menyadarkan teman kami yang sedari tadi pingsan. Namun tak lama kemudian
keadaan teman kamipun mulai membaik dan setelah puas berfoto kamipun segera
melanjutkan perjalanan menuju RanuPani. Untuk sampai di RanuPani kamipun harus
melewati track yang terjal dan berdebu. Namun hal itu tak lantas membuat kami
enggan untuk memandangi langit biru awan putih yang terpancar dengan megahnya.
Sesampai di RanuPani tepat pukul 10.50 WIB kamipun melakukan packing ulang
untuk membedakan barang yang perlu dan yang tidak agar tidak memberatkan saat
mendaki nantinya. Mengingat keadaan teman kami yang masih riskan untuk
melanjutkan perjalanan kamipun melakukan perundingan untuk tidak mengajak teman
kami itu melanjutka perjalanan ke Semeru. Dan salah satu dari kamipun harus
menemaninya. Setelah berunding selama 30 menit akhirnya fifien dan nurulpun
terpaksa harus kembali turun ke Pasar Tumpang untuk menstabilkan fisiknya.
Setelah selesai berunding kamipun segera menuju ke Basecamp Semeru untuk
memulai pendakian.
Pendakian segera kami mulai tepat pukul 11.10 WIB dengan menikmati
pemandangan ladang warga yang hijau dan tumbuh dengan subur. Sebelum
melanjutkan perjalanan kamipun berfoto dahulu di Tugu Selamat Datang SEMERU. Tujuan
pertama kami adalah Ranukumbolo, untuk menuju ke Ranukumbolo dan untuk
mempermudah Panitia dalam menghandle setiap peserta maka kami bagi menjadi
beberapa kelompok dengan setiap kelompok beranggotakan 10 orang peserta. Dengan
semangat kamipun mulai menyusuri track yang berdebu dan menanjak ini. Sesekali
jalanan datar dan menurun. Setelah berjalan dua jam lamanya kamipun sampai di
Pos 1. Dengan nafas yang terenga-enga kamipun memutuskan untuk istirahat
sejenak melepas lelah sambil menikmati pemandangan yang rimbun dengan
background langit biru yang lepas. Setelah 15 menit kami melepas lelah, kamipun
dengan
segera melanjutkan perjalanan mengingat jalanan masih terlalu
panjang untuk bisa tiba di RanuKumbolo. Dari Pos 1 kamipun menuju ke Pos 2
WatuRejeng. Jarak antara Pos 1 dengan Pos 2 WatuRejeng tidak terlampau jauh
mengingat pukul 14.00 WIB kamipun telah sampai di Pos 2. Saat sampai di Pos 2
kamipun memutuskan untuk melanjutkan perjalanan. Dengan kaki yang mulai lelah
melangkah kamipun sampai di Pos 3 tepat pukul 15.15 WIB. Di Pos 3 kami memutuskan
untuk beristirahat sejenak untuk melepas lelah dan kantuk kami sembari menunggu
para peserta yang masih tertinggal di belakang. Setelah 15 menit kami mengobati
lelah dan kantuk yang mendera akhirnya kamipun dengan semangat yang tersisa
melanjutkan perjalanan menuju RanuKumbolo. Langkah kaki ini serasa enggan untuk
berjalan semangat inipun enggan untuk bertahan namun sejenak ku pandangi
pemandangan sekitar, tak ku sangka
terhempas danau yang masih jernih di bawah. RANUKUMBOLO ? ya itu
RanuKumbolo dengan serentak kami teriakkan nama itu, bahagia dan penuh syukur
kami mampu mencapainya. Tepat pukul 15.15 WIB kami sampai di RanuKumbolo.
Kamipun memutuskan untuk mengabadikan moment hamparan danau nan jernih ini
dengan berfoto bersama sebelum mendirikan tenda untuk istirahat kami malam
nanti.
Setelah puas mengabadikan setiap tetes pemandangan yang tersaji,
kamipun segera mendirikan tenda dan segera menyiapkan makan malam lantas
istirahat. Semakin malam suhu di RanuKumbolopun semakin dingin bagaikan masuk
dalam dunia yang penuh dengan salju. Sedingin apapun suhu saat itu tak membuat
kita lantas berdiam diri, untuk memperkecil rasa dingin kitapun bersama-sama
memasak untuk makan malam. Menu kali ini adalah ikan bandeng dan ditambah
dengan colekan sambel bawang menambah kenikmatan di malam yang dingin ini.
Setelah semua berkumpul untuk menikmati makan malam hari ini, tepat pukul 20.00
WIB kamipun memutuskan untuk beristirahat demi menjaga stamina dan meminimkan
dinginnya suhu di malam hari ini. Dengan dekapan angin semilir yang dingin
dibalut gelapnya malam kamipun beristirahat di dalam tenda.
Tanggal 26 Agustus 2014 tepat pukul 05.45 WIB telah menyapa kami
dengan terpaan sinar mentari dan embun pagi. Menatap keindahan Danau
RanuKumbolo di pagi hari memberikan semangat kita untuk sesegera menikmati
indahnya pemandangan sinar mentari yang tengah menunjukkan keindaha nnya.
Sebelum melanjutkan perjalanan kamipun dengan segera menyiapkan sarapan sembari
melakukan cek list ulang dan ada juga yang sekedar membersihkan sebagian
alat-alat masakan. Setelah selesai bersih-bersih sekaligus sarapan tepat pukul
08.15 WIB kamipun melakukan packing peralatan guna mempersingkat waktu
perjalanan untuk menuju ke KaliMati. Dalam PenMas ini kamipun membagi setiap
Leader, MeedLeader dan Sweaper. Untuk perjalanan dari RanuKumbolo menuju
KaliMati Leadernya yaitu Udin bersama Prapti. Leader berangkat dari RanuKumbolo
menuju KaliMati tepat pada pukul 09.15 WIB. Perjalanan menuju ke KaliMati kami
awali dengan menanjaki Tanjakan Cinta dan menyusuri Padang Lavender sembari
menikmati hamparan ladang yang luas dengan pemandangan yang indah. Perjalanan
kami tempuh selama 2 jam perjalanan santai.
Tepat pukul 11.20 WIB kamipun sampai di KaliMati. Setelah sampai
kamipun mencoba ormed untuk tempat camp 65 peserta PenMas mengingat kami leader
dalam perjalanan RanuKumbolo ke KaliMati ini. Setelah menemukan tempat yang sesuai
kamipun dengan segera mendirikan tenda, dengan tiupan angin yang kencang
membuat kami sedikit kesulitan dalam mendirikan tenda saat itu. Namun dengan
usaha yang keras kamipun berhasil mendirikan tenda. Usai mendirikan tenda
kamipun dengan segera istirahat sejenak sembari menantikan peserta PenMas
datang. Selang beberapa menit kami menyadari bahwa di KaliMati tidak seperti
RanuKumbolo yang menyediakan hamparan air danau yang luas, tapi kita harus
turun terlebih dahulu sejauh perjalanan 30 menit untuk mendapatkan air bersih.
Akhirnya sayapun memutuskan untuk mengambil air sendirian sedangan kak udin
tetap stand by di tenda untuk memberi tanda kepada peserta yang mungkin akan
tiba.
Perjalanan untuk mendapatkan air cukup curam, karena penuh dengan
turunan yang berbatu dan licin. Sekelilingnya dipenuhi dengan tebing-tebing
tinggi yang menunjang dengan gagahnya. Perjalanan untuk mendapatkan air ini
sangat sepi dan lengang sehingga sayapun bisa mengambil air tanpa antri
terlebih dahulu. Setelah sampai di tempat camp ternyata belum pula kami jumpai
peserta yang sampai di KaliMati. Kesempatan itupun kami manfaatkan untuk
sedikit melepas lelah dan menikmati hamparan padang edelwiest dan pemandangan
Gunung Semeru yang terlihat sangat gagah. Tepat pada pukul 12.40 WIB peserta
PenMas mulai sampai di KaliMati, merekapun kami koordinasikan untuk segera
mendirikan tenda dan mencari air bersih mengingat perjalanan untuk mendapatkan
air sangat sulit sehingga diusahakan air bersih di dapatkan ketika siang hari.
Dan untuk kedua kalinya sayapun harus menemani peserta untuk mengambil air
bersih ke bawah karena yang mengetahui sumber air saat itu baru saya. Dengan
suka cita sayapun menemani mereka untuk mendapatkan air bersih itu. Selesai
mengambil air kamipun sesegera mungkin memutuskan untuk menyiapkan makanan
sebelum para panitiapun datang. Menu kali ini kami memasak oseng boncis, bakwan
goreng, krupuk dan tempe goreng. Dihangatkan dengan teh anget dan kopi hitam
yang manis. Tepat pukul 17.30 WIB semua makanan telah siap tersaji dan waktunya
untuk makan. Selesai makan dan membereskan semuanya, kamipun dengan segera
melakukan briefing untuk muncak keesokkan harinya. Tepat pukul 19.00 WIB kami
mulai briefing, briefing ini kami lakukan untuk menentukan leader meedleader
dan sweaper. Untuk mempermudah akhirnya disamakan dengan perjalanan saat ke
KaliMati. Selesai briefing kami lakukan packing terkait barang yang wajib di
bawa ke puncak dan ditinggal di camp, tepat pukul 20.00 WIB kamipun segera
istirahat mengingat perjalanan yang kami tempuh esok masih cukup malam. Kami
harus muncak mulai pukul 00.00 WIB.
Malam datang menjelang dengan langit gelap dan hanya berhiaskan
lampu senter menunjukkan pukul 23.30 WIB. Kami kemudian membangunkan para
peserta untuk segera melakukan packing dan bersiap berkumpul di depan tenda.
Sebelum keberangkatan kami lakukan absen dan doa bersama. Tepat tanggal 27
Agustus 2014 pukul 00.00 WIB rombongan PenMas Semeru Corps Psycopalapun mulai
melangkahkan kaki menuju ke Puncak Tertinggi Jawa Mahameru. Namun, dipertiga
perjalanan saya harus terpisah dengan leaderku mengingat saat itu banyak
peserta yang lebih memilih untuk beristirahat sejenak melepas lelah sehingga
sebagai panitia sayapun harus bertanggungjawab atas peserta PenMas itu. Dengan
terus melakukan komunikasi dengan yang di bawah sayapun terus memantau peserta
yang saya back up sedari tadi. Perjalanan menuju puncak tidaklah mudah, kami
harus melewati jalanan yang berdebu, berbatu dan penuh dengan tajakan-tanjakan
curam yang sesekali membuat para peserta untuk lebih memilih beristirahat
sejenak melepas kantuk dan lelah. Setelah melewati perjalanan yang berdebu ini
sampailah kami di Arcopodo tempat dimana kita mulai menyusuri pasir penuh batu
kerikil demi mencapai Puncak Mahameru. Perjalanan dari KaliMati menuju Puncak
Mahameru berhasil kami tempuh selama 6,5 jam. Perjalanan yang tak singkat
pasti, membutuhkan tekad yang besar semangat yang tinggi dan rasa sabar yang
besar. Di tengah perjuangan kami merangkak melewati setiap desiran pasir dan
bebatuan kami disambut dengan keindahan sinar mentari pagi yang berhasil
menampakkan dirinya dengan gagahnya. Meskipun kami belum mampu menikmati
indahnya mentari pagi di Puncak namun melihat keindahan di sepertiga pencapaian
puncak kami sangat bersyukur dengan hamparan luas keindahan NEGERI ini. Kamipun
dengan segera melanjutkan perjalanan menuju Puncak Mahameru. Hingga tepat pada
pukul 06.35 WIB kamipun berhasil mencapainya dengan suka cita penuh bahagia
sembari merendahkan diri ke hadapan Sang Kholiq dengan bersujud syukur bersama.
Selepas itu kamipun saling memberikan ucapan selamat atas pencapaiannya di
Puncak Tertinggi Jawa Mahameru. Dengan perasaan penuh haru kamipun segera
mungkin mengabadikan moment di Puncak Mahameru dengan berfoto-foto. Mengamati
dan terus mengamati hamparan yang terbentang luas di antara langit dan awan
putihnya menyimpan beribu bahkan berjuta keindahan alam yang tak pernah
terbayangkan sebelumnya. Kita
bagaikan di atas awan yang menggumpal dengan cerdiknya dan bagaikan
beratapkan langit biru lepas tanpa ada penghalang untuk menikmatinya.
Subhanallah. Puas menimati indahnya hamparan pemandangan puncak Mahameru, tepat
pukul 09.00 WIB kamipun segera menuju ke KaliMati mengingat agenda kita kali
ini kembali camp di RanuKumbolo.
Turun menuju ke KaliMati kami tempuh selama 2,5 jam, berselisih
jauh dengan waktu yang kami butuhkan untuk menuju Puncak Mahameru. Sesampainya
di KaliMati tepat pukul 11.30 WIB kami segera mengganti pakaian, membersihkan
badan dan beristirahat sebentar sebelum melanjutkan perjalanan menuju
RanuKumbolo. Kami memulai perjalanan dari KalimMati tepat pukul 14.30 WIB. Dengan
serentak kamipun menuju ke RanuKumbolo dengan perasaan bangga dan lega karena
telah mampu mencapai puncak Tertinggi Jawa. Sesekali kamipun beristirahat dan
mengabadikan moment kebersamaan kami di sela perjalanan kami. Tepat pukul 16.30
WIB kamipun sampai di RanuKumbolo dengan pemandangan lautan tenda yang tertata
di pinggiran danau RanuKumbolo. Setelah sampai di RanuKumbolo untuk kedua
kalinya, kamipun segera mempersiapkan segala kebutuhan untuk makan malam ini.
Hari ini merupakan hari terakhir kita camp di Danau yang memberikan Kesejukkan
dan keindahan hamparan air yang jernih ini. Kamipun tak ingin melewati
keindahannya dengan sia-sia. Kami dengan puas memanfaatkan waktu yang tersisa
untuk sekedar memandangi dan terus mengucap rasa syukur akan anugerah Yang Maha
Esa karena telah melahirkan hamparan danau yang jernih seperti RanuKumbolo ini.
Setelah puas, kamipun dengan segera mendirikan tenda dan memasak makanan untuk
malam ini. Kegiatan hari ini berakhir lebih awal, mengingat agenda siang
harinya tadi adalah agenda yang sangat melelahkan namun menakjubkan. Tepat
pukul 19.00 WIB sebagaia peserta dan panitia sudah mulai terlelap dalam
tidurnya denga berselimutkan gelapnya suasana RanuKumbolo dan beralaskan
rimbunnya rerumputan RanuKumbolo.
Keesokkan harinya tepat pukul 06.00 WIB, dengan semangat juang
makin membara membangunkan kami untuk segera membersihkan alat-alat, cuci muka,
gosok gigi dan sesekali berfoto. Perjalanan kami kali ini menuju ke Homestay
sebelum melakukan perjalanan menuju Pananjakan dan Bromo. Kamipun dengan
bergantian saling membantu menyiapkan sarapan untuk hari terakhir kita camp di
RanuKumbolo ini. Untuk perpisahan dengan RanuKumbolo kamipun melakukan foto
bersama sebagai kenang-kenangan di RanuKumbolo. Tepat pukul 10.35 WIB kamipun
mulai meninggalkan RanuKumbolo dan menuju ke Homestay. Perjalanan dari
Ranukumbolo menuju Homestay terasa sangat singkat meningat jalanan yang
menurun. Dari Ranukumbolo ke Homestay mampu kami tempuh selama 2,5 jam saja
tepatnya pukul 14.50 WIB. Sebelum menuju ke Homestay, kami adakan absensi ulang
atau pendataan terebih dahulu di Basecamp Semeru. Setelah selesai melakukan
pendataan kamipun segera menuju ke Homestay untuk Ishoma. Sesampai di Homestay
seluruh peserta menata barang-barang dan bersiap untuk mandi, sholat dan
mempersiapkan makan malamnya. Di Homestay yang kita tempati ini memberikan
fasilitas kamar tidur, dapur, kamar mandi, ruang berkumpul dan televisi. Di
dalam Homestay kamipun mulai pengakraban, menjalin komunikasi lebih dekat.
Sesekali kamipun masak bersama untuk mengisi disela-sela obrolan kami. Dengan
kompak kamipun membuat kentang goreng, capcay, masak mie, krupuk goreng dan telur
goreng. Bahkan sesekali candaanpun muncul membuat cairnya suasana yang tadinya
tidak saling mengenal jadi kenal. Hal itulah yang sangat ku nantikan selama 5
hari melakukan perjalanan PenMas ini. Canda tawa yang tercipta malam itu
menambah kehangatan dalam diri kita hingga lupa bahwa kala itu jam telah
menunjukkan pukul 22.00 WIB yang seharusnya kamipun harus segera istirahat
karena besoknya kamipun harus melakukan perjalanan malam untuk menuju ke
Pananjakan dan Bromo.
Waktu begitu cepat berjalan hingga sulit menyadari bahwa jam telah
menunjukkan jam 02.00 WIB. Kamipun segera membangunkan peserta PenMas agar bisa
bersiap untuk packing barang-barang yang harus di bawa. Setelah selesai
melakukan packing, tepat pukul 02.15 WIB, 5 Mobil Jibpun dipersiapkan. Semua
barang mulai dibawa ke dalam Jip dan jippun siap untuk berangkat. Tepat pukul
02.45 WIB kamipun bersiap untuk melakukan perjalanan dengan jip menuju ke
Pananjakan untuk meliat indahnya Sunrise disana. Perjalanan menuju Pananjakan
sangatlah berdebu dan penuh dengan adrenalin namun tidak mengurangi keseruan
perjalanan kami. Perjalanan menuju pananajakan ini kami tempuh selama 1,5 jam.
Tepat pukul 04.00 WIB kami sampai di Pananjakan. Setelah turun dari
jip, kamipun segera menuju ke bukit untuk menikmati Sunrise dan
pemandangan lepas gunung Bromo. Di bukit itu kamipun segera menghangatkan tubuh
dengan memesan teh hangat dan susu jahe yang mampu menghangatkan tubuh kami.
Setelah menunggu tepat pukul 05.30 WIB
matahari mulai menampakkan keanggunannya dengan sinar yang gagah
dan mempesona. Kamipun tak lupa untuk mengabadikan setiap moment yang ada
dengan berfoto. Puas berfoto, tepat pada pukul 06.00 WIB kamipun turun dan
bersiap untuk menuju ke Bromo. Perjalanan menuju Bromo kami fikir tidak begitu
jauh hanya berjarak 30 menit dari Pananjakan. Tiba di Bromo tepat pukul 06.35
WIB dan kamipun segera mengkoordinir semua peserta untuk segera kembali ke parkiran
pukul 09.00 WIB. Setelah mampu mengkoordinir peserta, kamipun saling berpencar.
Kami selalu mengabadikan setiap pemandangan yang tersaji di Bromo, mengingat
waktu telah pagi dan saat itu adalah waktu yang tepat untuk sarapan, sebagian
dari kamipun memutuskan untuk membeli bakso malang. Puas menikmati bakso
malang, tepat pukul 09.00 WIB kamipun berkumpul di depan Jip untuk berfoto
bersama. Setelah puas menikmati keindahan yang tersaji di Semeru Pananjakan dan
Bromo yang menyajikan keindahan yang fantastik
ini, tepat pukul 09.25 WIB kamipun segera kembali menuju Basecamp
Semeru untuk menantikan bus yang nantinya akan mengantarkan kami menuju kota
Surakarta. Perjalanan menuju Basecamp Semeru, kami di perjalanan disuguhkan
keindahan bukit teletubis yang hijau dengan keindahan gesekan
rumput ilalang yang tertiup angin. Kamipun memutuskan untuk berhenti dan
berfoto dengan bukit teletubis. Setelah 15 menit waktu yang diberikan kamipun
segera menuju ke Basecamp Semeru dengan jalanan yang berdebu hingga muka
kitapun penuh dengan debu seperti badut. Canda tawa selalu tercipta dikala kita
berkumpul bersama. Tepat pukul 10.45 WIB kamipun sampai di Rest Area Semeru dan
segera membersihkan muka, berganti pakaian atau ada pula yang mandi dan segera
sholat jumat. Kamipun memanfaatkan waktu yang ada untuk mengistirahatkan tubuh
kami yang mulai lelah dan kantuk yang tak tertahan ini. Tepat pukul 12.45 WIB
buspun datang menjemput kami. Dengan segera kamipun memasukkan barang-barang
bawaan peserta dan panitia untuk selanjutnya kami mengadakan absensi ulang dan
doa bersama sebelum keberangkatan. Tepat pukul 13.10 WIB kamipun muali meninggalkan
Rest Area dan menuju ke Kota Surakarta. Salam perpisahanpun kami lontarkan
dengan mengucap syukur dan terimakasih kepada Semeru, Pananjakan dan Bromo yang
telah menyajikan pemandangan hamparan luas nan indah dan mempesona. Mengingat
ini adalah perjalanan pulang, dan kegiatan selama 5 hari yang lalu cukup
melelahkan tidak heran jika seluruh peserta mulai diserang rasa kantuk dan
dengan cepat merekapun terlelap. Entah pemandangan yang seperti apa kota Malang
di siang hari, kami tidak ikut menikmati karena kami terlampau terlelap dalam
tidur. Tepat pukul 15.45 WIB, kamipun mampir terlebih dahulu di Rumah Makan
Mojokerto untuk mengisi asupan makanan dalam perut agar tidak kosong. Setelah
waktu menunjukkan pul 16.45 WIB kamipun segera kembali ke bus dan melanjutkan
perjalanan menuju Kota Surakarta. Setelah mengisi asupan makanan di Rumah Makan
Mojokerto agenda selanjutnya adalah pembagian Doorprice. Meskipun doorprice
dibagikan di dalam bus, hal itu tidak mengurangi keseruan dan kehebohan dalam
pembagian doorprice. Selesai membagikan doorprice, kamipun segera melanjutkan
istirahat kami. Tepat pukul 21.00 WIB kamipun sampai di Rumah Makan Kurnia Jawa
Timur, disini kami sholat isya’ dan makan malam sembari melepas lelah yang
masih terasa. Selesai makan malam dan menghirup udara di luar, tepat pukul
22.00 WIB perjalanan kami lanjutkan. Perjalanan menuju Surakarta tepatnya di
Kampus Psikologi UMS kali ini serasa sangat singkat. Kemerlip lampu dipinggiran
jalan menghantarkan kami kembali menuju Kampus UMS. Tepat pada pukul 00.00 WIB
tanggal 30 Agustus 2014 kamipun sampai di Kampus Psikologi UMS tercinta. Lancar
dalam acara PenMas membuat kami semakin kuat dan solid dalam kepanitiaan.
Mengingat Peserta kala itu datang dari berbagai daerah, akhirnya diantara
merekapun adapula yang menginap di Posko Corps Psychopala untuk melepas lelah
kala diperjalanan dan di dalam bis. Namun adapula yang memutuskan untuk
langsung kembali ke daerah atau tempatnya masing.masing. mengingat waktu telah
terlalu larut, kamipun memutuskan untuk segera istirahat di Posko Corps
Psychopala sebelum melanjutkan rutinitas selanjutnya. Psychopala !
Tidak ada komentar:
Posting Komentar