Berulang kali
aku bilang
Aku bukan gadis
yang semua laki-laki puja
Aku bukan gadis
yang selalu bisa membuatmu tersenyum
Jangankan kamu,
orang tuaku aja sering ku buat menangis karena tingkah lakuku
Aku juga bukan
gadis baik-baik yang memang mungkin gak pantas kamu perjuangkan
Aku sadar siapa
aku dan bagaimana porsiku
Aku gak pernah
ngelarang kamu mengutamakan keluargamu
Karena itu
kewajibanmu
Kamu menjadi
tanggung jawab mereka
Bukan aku yang
jadi tanggung jawabmu
Aku akui aku
hanya gadis kecil yang tak bernilai sama sekali
Mungkin selama
ini aku hanya sekedar sebuah halte yang akan kamu kunjungi ketika kamu ingin
pergi dan kemudian kamu tinggal ketika kamu mampu temukan tempat atau kendaraan
yang bisa mengantarkanmu ke tempat tujuanmu
Kamu terlalu
baik ? iya kamu baik. Tapi bukan itu alasanku untuk merelakanmu
Karena kamu baik
aku ingin bertahan sama kamu
Karena kamu baik
aku ingin mengukir kebaikan sama kamu
Karena kamu baik
aku gak mau kehilangan kamu
Karena aku gak
ingin menyia-nyiakan orang baik yang sudah sudi meletakkan sedikit hatinya
untuk aku
Jujur, aku
bahagia bisa memilikimu saat ini
Jujur aku
beruntung telah mengenalmu
Kamu mengajariku
banyak hal
Kamu selalu
memberikan perhatian yang tak semua orang bisa lakukan
Kamu mampu
bersikap dewasa denganku
Tapi, mengapa
kamu gak mau sedikit untuk berusaha memahami inginku ?
Kenapa ketika
kamu sadar kamu egois, kenapa kamu gak mau sedikit mengurangi itu ?
Kenapa kamu
harus bilang “kalau kamu bosan kamu bilang ya ? saat itu juga aku bebaskan kamu
untuk bersama cowok lain yang bisa bahagiakan kamu”
Kenapa harus
kata-kata itu yang kamu ucapkan
Kenapa bukan
kamu yang mengusahakan agar aku gak bosen sama kamu ?
Kenapa ?
Apakah selama
ini perasaan sayang ini hanya dalam kata-kata saja ?
Apakah selama
ini dalam hatimu belum bisa menerimaku ?
Apakah selama
ini masih ada yang lalu ?
Kamu pernah
bilang, “aku bahagia punya kamu”
Kenapa harus
mengungkit masa lalumu ?
Kenapa harus
membandingkanku dengan orang lain ?
Kenapa harus
menyamakan apa yang terjadi saat ini dengan yang lalu ?
Kenapa ?
Aku memang bukan
dia
Bukan dia yang
cantik
Bukan dia yang
dewasa
Bukan dia yang
setia
Bukan dia yang
menjadi pujaan banyak orang
Bukan !
Aku bukan dia
Ini aku, aku
yang egois
Aku yang
kekanak-kanakan
Aku yang manja
Aku yang labil
Yaa ini aku
Aku berusaha
mengurangi sifat jelekku
Aku berusaha
mengikuti alurmu
Tapi apa ?
Tak pernah
terlihat dari kaca matamu
Tak pernah kamu
sadari semua itu
Yang terlihat
hanya aku yang selalu menginginkanmu untuk di sampingku
Tapi, jika
memang semua apa yang aku lakuin selama ini menggoreskan luka di hatimu aku
hanya bisa minta maaf
Aku gak tau
harus bagaimana dan seperri apa ke kamu
Semua terserah
pada kamu
Jika memang kamu
ingin mengakhiri semua ini ? aku gak akan mencegahmu ay
Bukan karena aku
tak ingin berusaha mempertahankanmu tapi aku tak ingin jika sakitmu akan
semakin dalam karenaku
Jika kamu sudah
mulai membicarakan dia yang setia dan dia di masa lalumu berarti memang aku
bukan yang tepat untukmu
Terima kasih
untuk cerita indah yang kamu beri padaku selama 5 bulan ini
Terima kasih
atas kedewasaanmu yang selalu mengajariku untuk selalu bersabar dan ikhlas
Terima kasih
untuk sikap cuekmu yang selalu mengalirkan air mataku
Terima kasih
untuk waktumu yang selalu kamu usahakan untuk aku
Terima kasih
untuk keseluruhan yang kamu berikan
Saat ini, aku
hanya menunggu keputusanmu
Karena ketika
aku yang mengambil keputusan aku gak akan sanggup pergi dari kamu
Namun, jika kamu
yang menginginkan aku pergi ? aku akan pergi dan gak akan pernah mengganggumu
lagi sampai kapanpun J