Jumat, 11 September 2015

"KITA"

selamat pagi kebahagiaan
menyapaku dalam terangnya sinar mentari memberi kehangatan di setiap dinginnya embun pagi menerima setiap terpaan angin yang lembut.
sapaan itu senantiasa ku rasaka di setiap paginya, namun bukan untuk sapaan darimu
darimu yang dulu selalu menyapaku kala pagi menyapa
darimu yang dulu selalu memberikan keindahan senyummu kala mentari telah berhasil berdiri dengan tegaknya dan eloknya
namun, itu dulu
dulu ketika kata "kita" masih ada
dulu ketika kata "kita" masih senantiasan menerangi dan mengiringi hari-hari kita
kini semuanya telah menjadi aku dan kamu
entah akan mampu berubah menjadi kita atau tidakpun tidak tahu
meninggalkanmu bukan karena aku dan kamu yang salah
hanya saja, ketidakmampunya rasa dalam menahan assa setiapharinya
hatiku terlampau lemah dan rapuh
sampai aku tak mampu melakukan janjiku untuk bertahan denganmu
kini kamu telah bebas, bebas dari wanita kecilmu yang dulu mengikatmu
wanita kecilmu yang selalu memintamu kembali kala kamu pergi