Jumat, 22 November 2013

cerpen yang terbuang


Pagi yang cerah menyambutku dengan senyumannya sang surya yang senantiasa menyinari dunia. Langit yang biru angin yang sayup-sayup berdesiran mengiringi langkahku menyusuri perjalanan menemukan bahagia hari ini. Harapan baru selalu datang dengan hal yang lebih positif dibandingkan dengan yang telah berlalu. Kulangkahkan kaki ini tanpa arah tujuan yang pasti. Hanya dengan mantapnya hatiku maka langkah inipun sangatlah yakinku langkahkan. Merindukan sosok someone yang mampu menemani dan mengisi kekosongan hati ini. Tetapi keyakinanku tetap saja sama “ belum ada atau bahkan tidak ada yang cocok untukku karena mereka yang begitu sempurna sedangkan aku penuh dengan ketidaksempurnaan”. Namun berjalannya waktu aku selalu berusaha menepis semua prasangkaku itu yang mungkin tidak begitu adil yang terus-terusan merendahkan diri sendiri dan berdampak ketidak percayaan diri yang aku miliki. Kini aku mencoba menjalani semuanya dengan penuh keyakinan dan penuh dengan percaya diri.
Kerinduanku akan sosok seseorang yang aku dambakan tak berselang lama hadir seseorang yang mampu menggoyahkan hatiku. Dia sosok teman masa kecilku yang datang dengan penuh harapan dan keindahan cinta dan kasih sayangnya. Dia bernama Trianda Kurniawan, dia terkenal anak mami selama ini. Namun hatiku tak lantas luluh akan hadirnya. Sangatlah lama untuk menyakinkan hati ini untuk mampu menerimanya. Namun setelah hubungan itu berjalan beberapa bulan bahkan bisa dibilang sampai satu tahunan aku mencoba menjalin hubungan lagi yang telah lama terputus itu, kata JADIAN pun keluar dari mulutku. Tapi akupun tak tahu mengapa aku bisa menerima dia sebagai pengisi kekosongan hati ini untuk yang pertama kalinya. Aku sendiripun bingung menerimanya atas dasar cinta atau yang lain. Aku mencoba menjalaninya siapa tahu bisa menjadi awal aku belajar untuk menerima cinta dan tidak menuntut yang lebih. Tapi hubungan ini sangat singkat aku jalani. Padahal kalau dilihat dari masa pendekatannya sangatlah panjang, pengorbanan dia untuk membuktikan betapa besar dan seriusnya perasaan dia ke aku, penantiannya yang sabar dalam menghadapi sifatku dan kesetiaannya dalam menunggu kemantapan hatiku, hal itu yang meluluhkan hatiku hingga akhirnya aku putuskan untuk menerima dia tanpa pikir panjang dan tanpa menuntut apapun. Tapi entah bagaimana alur cerita cinta ini aku dan dia memutuskan untuk berpisah. Namun pasca aku berpisah ndaa (itulah panggilan sayangku) tetap menginginkanku kembali padanya. Dengan mempercayai apa yang orang-orang bilang tetang sifat dia yang sekarang tanpa melihat lagi perjuangannya memnpertahankan cinta ini aku yakin dengan pilihanku untuk berpisah. Jujur memang aku tidak dan belum bisa membuat dia tersenyum lepas karenaku, aku hanya mampu membuat dia sedih dengan segala ucapan dan tingkah laku yang ingin menang sendiri. Tetapi aku tidak bisa menerima dia lagi karena begitu banyak perkataan orang-orang yang negatif tentang dia. Egois memang sangat egois aku saat itu aku sudah memutuskan dia dengan mempercayai perkerkataan bodoh dari orang-orang yang tidak menyukai hubunganku dengan dia.
Seminggu setelah aku berpisah dengannya, dia tetap setia meenghubungiku tapi tetap saja aku tak menghiraukan perasaannya yang mungkin saat itu sangat terluka dan tak terima dengan perjuangan yang sangat panjang di masa lalu harus berakhir dengan seseingkat ini. Memang aku sadar ini tidak adil buat dia. Tapi saat itu aku benar-benar sedang emosi dan kalap dengan segala tuduhannya kepadaku dengan segala fakta yang membuktikan apa yang orang-orang katakan tentang dirinya. Dan satu-satunya jalan adalah berpisah. Padahal saat itu bertepatan dengan hari ulang tahunku tetapi aku mendapatkan sms dan telpon dengan tuduhan yang sangat tidak perlu untuk dilontarkan ke aku. Awalnya aku fikir dia sedang mengerjainku membuat nangis aku meminta putus ke aku tetapi dugaanku ternyata salah besar, dia benar-benar mengira aku mempunyai cowok lain diluar dia. Dan paling parahnya tuduhan itu hanya untuk menutupi perselingkuhannya dengan mantannya yang dahulu. Saat itu juga aku langsung meminta putus. Tidak salahkan ?? rasanya ingin menangis tetapi air mata ini seperti kering membeku begitu saja. Banyak teman dan sahabat dia yang mengklarifikasi tentang perselingkuhannya. Tetapi bagiku perselingkuhan tetaplah perselingkuhan yang tidak pernah bisa untuk dimaafkan. Mungkin semua mengira aku sangatlah tidak adil, tapi aku merasa adil perselingkuhan dilakukan karena dia suka dan cinta dengan orang lain. Daripada saya menghalangi kisah cinta dia dengan orang yang sama-sama dia suka ya keputusan terakhir adalah PUTUS. Jalan terbaik!
Sang surya bersinar seperti biasa menghiasi pagi nan indah ini. Ku buka mataku dengan penuh harapan untuk mulai melupakan dirinya yang mungkin tersakiti oleh sikap dan keputusanku atau malah aku yang tersakiti karena perselingkuhannya. Aku menjalani hari-hari ini tanpa ada hadirnya, sesosok yang mampu mengisi kekosonganku seseorang yang telah mampu meluluhkan sifatku yang terus menutup rapat hatiku untuk orang lain ternyata hadir hanya untuk melukai hatiku. Pagi ini datang seorang lelaki, aku keluar dengan wajah yang mengusahakan kebahagian meski dalam hati sebenarnya sangatlah kecewa. Dia adalah salah satu sahabat dari ndaa,, aan namanya dia datang menjelaskan tentang semuannya. Dalam hatiku berkata “mengapa tidak dia langsung untuk menjelaskan ke aku ? “. Diapun melanjutkan perkataannya
“ mengapa kamu harus memutuskan ian ?”
“ku rasa kamupun tahu alasannya apa dan seperti apa ?”
“bukankah hubungan kalian baru berjalan seumuran jagung ? akankah tidak bisa dilanjutkan lagi ?”
“kenapa kamu yang mengebet kelanjutan hubunganku denga dia ? kemana dia tidak berani untuk menjelaskan langsung ?”
“ya dia tidak berani bertemu kamu, mungkin kamu berfikir dia pengecut tapi memang dia tidak sanggup menemui kamu ? kenapa kamu harus memutuskan dia ?”
“sekarang aku tanya kamu, pantas tidak kalausepasang kekasih yang telah menjalin hubungan lantas berselingkuh dengan mantan yang mungkin dulu pernah membuat dia bahagia ? pantas tidak ?!”
“memang tidak pantas dan memang harus disikapi secara tegas”
“ nah itu kamu tahu!”
“tapi kamu tidak mau mendengarkan penjelasannya dulu mengapa dia melakukannya ke kamu ?”
“menurutku tidak perlu karena sudah jelas kalau dia masih sayang dengan mantannya itu, sekarang dah jelaskan ? jadi silahkan ANDA pergi !”
“tidak ! aku tidak akan pergi sebelum semuanya jelas, ian cerita ke aku sebenarnya ian sangat sayang ke kamu ian ingin kamulah pelabuhan terakhirnya ian melakukan itu biar kamu sadar dengan sikap cuekmu yang terus-terusan itu yang menyiksa hati dan perasaan dia, seharusnya kamu instrospeksi diri kenapa sampai bisa kamu diselingkuhi sampai segitunya. Kamu ingat dengan perjuangannya yang begitu besarnya seharusnya kamu tidak percaya dia melakukan perselingkuhan itu tanpa alasan. Lagian dia tidak sepenuhnya melakukanya. Dari siapa kamu dapat kabar itu ? kamu begitu mudah percayanya sama orang-orang yang belum pasti tahu siapa dirinya !” Jangan EGOIS jadi cewek jangan merasa ian mencintaimu dan sampai dia memohon-mohon kamu bisa seenaknya sendiri !dia punya hati dan perasaan! Hanya demi kamu dia berubah, demi kamu dia jarang keluar malam tapi apa kamu malah nyakiti dia !”
“(spontan saat itu air mata ini menetes,rasanya sangat bodoh dengan segala keputusanku yang sangat gegabah itu)”
“sekarang tidak perlu yang namanya air mata kamu keluarkan semuanya sudah terlanjur,istilah nasi dah jadi bubur. Entah sampai kapan dia suka dan sayang kamu aku tidak tahu pasti yang pasti dia sangat sayang ke kamu ! ingat dan camkan itu !”(lantas dia pergi begitu saja meninggalkanku dengan penuh air mata penyesalan)”
Sejak saat itu aku berkeyakinan aku tidak boleh plin-plan aku harus terima apa yang udah aku putuskan dulu. Meski sebenarnya aku yang salah tapi aku tidak bisa kembali lagi takut jika hal yang sama akan aku lakukan lagi. Biarkan dia mencari cinta yang lain yang mampu bahagiakan dia sepenuhnya dan tidak menyiksanya kembali.
Satu bulan dua bulan berlalu tetapi aku tak mampu melupakan dia sepeenuhnya, aku masih sangat merasa bersalah kepada dia tetapi kini aku sudah lost contact dengan dia. Ingin minta maaf langsung namun tak tahu harus mencari informasi keberadaannya ke siapa.
Derai tetesan air mata ku rasa kini kering sudah
Meratapi masa laluku yang tak berpihak kepadaku
Kini engkau ada dimana ku tak tahu apa kabarmu
Mungkinkah nanti ku temui dirimu yang aku cintai
Tertulis kisah cerita kita begitu indah masa laluku
Dia menangis dipelukkanku lalu berkata “ pertahankan aku “
Dimana kini masa laluku apakah engkau mendengar laguku
Yang tersaji hanya untukmu sebagai pelengkap cerita hidupku
Ya sudahlah, mungki inilah wujud penyesalanku, ketika ia sudah mampu melupakan aku kini giliran aku yang terus berharap kehadiran dia dengan segala kata-kata manisnya dan segala perhatiannya. Untuk mengobati kerinduanku ku membuat sebuah cicin bertuliskan diriku dan dia, berharap suatu saat bisa bertemu dengan lembaran yang baru aku mampu meminta maaf ke dia dan menjalin hubungan kembali dengan dia disaat kita sudah sama-sama sukses nanti. Aminn J. Cincin itupun terus aku pakai agar setiap aktivitasku selalu ditemani oleh namanya meski bukan raga dan hatinya yang aku punyai sekarang setidaknya namanya membangkitkan semangatku untuk menjadi insan yang kuat dan penuh harap untuk mengukir dan melukiskan kehidupan yang indah bersama dia kelak J
Ku pejamkan mata ini ku tertidur tanpa lelap
Tapi ku bermimpi kau jadi milikiku
Swaramu tetap bernyanyi walau sadarku kyan tak ada
Namunku bahagia lagumu miliki
Indah senyumanmu takkan bisa pudar makin indah di hatiku
Kini senyumanpun selalu mengiringi setiap langkahku dengan ditemani senyuman sang surya yang selalu menyambut kehadiranku dengan penuh suka cita J. Aktivitasku ku habiskan dengan rekan kerjaku untuk sedikit melupakan segala kenangan indah dan kesalahanku yang fatal dimasa lalu. Banyak rekan kerjaku menyuruhku untuk segera mencari pendamping hidupku tapi aku tetap menunggu kehadiran ndaa yang untuk pertama kalinya mampu meluluhkan hatiku yang sempat aku tutup rapat ini.
“mau sampai kapan ra kamu terus menunggu kehadiran dia yang tak pasti ada itu ?”
“sampai dia benar-benar hadir dengan penuh harapan untuk memintaku kembali kepadanya sampai dia benar-benar hadir dan memaafkan segala kesalahanku dimasa laluku bersama dia”
“umbzzz...bagaimana kalau dia udah menikah dan memutuskan untuk pergi dari kota ini dan tidak akan kembali lagi ke kamu ?”
“aku yakin dia akan kembali!”
“ okke yakin dia kembali, kalau dia kembali dengan segala berita yang mungkin bakal menyakiti hatimu untuk kedua kalinya gimana ?”
“jikapun itu yang terjadi aku relain dia insya allah L
“okke”
Holiday datang J sukka deh. Waktunya aku pulang ke kampung halaman dengan segala kesuksesanku yang telah aku dapatkan dan semoga bisa bertemu dengan ndaa. Harapan itu seolah-olah sangatlah menyakitkan dan menghilang dengan sekejab setelah mendengar berita dia telah melamar gadis pilihannya. Sangat kecewa ! tapi tidak sepantasnya aku melakukan itu karena itulah mauku, dia menemukan gadis pilihannya yang mampu membahagiakannya lahir batin tanpa membingungkan perasaannya lagi. Yaa aku harus menerimanya mendoakan semoga langgeng. Tidak boleh ada perasaan cemburu karena dia bukanlah siapa-siapaku lagi. Tidak adil jika aku menuntut dia untuk kembali ke aku setelah aku mengecewakan hatinya. Sakit ketika melihat cincin dengan namanya melingkar dijari manisku dengan ketidakmungkinan terjadi tetap aku pakai. Dan air mata ini secara otomatis jatuh ketika melihat fotonya di dalam dompetku dengan  penuh senyuman manisnya yang sangat aku rindukan dari dia. Sakit dan kecewa sangat terasa ketika melihat dia bermesraan dengan gadis pilihannya. Dan niatku ingin meminta maaf padanya tak berani aku lakukan karena takut akan menyakitkan gadis pilihannya itu. Mungkin lebih baik aku memendam perasaan ini dan harapan ini sendirian tanpa sepengetahuan diaL.
Namun ku rasa cukup ku menunggu semua rasa tlah hilang
Sekarang aku tersadar cinta yang ku tunggu tak kunjung datang
Apalah arti akau menunggu bila kamu tak cinta lagi
Penyesalan...beribu-ribu penyesalan dan rasa bersalah menyelimuti hatiku. Aku bingung harus bagaimana, takut jika aku mendekatinya merusak hubungan dia dengan sang gadis pilihan namun jika tidak aku terus dihantui rasa bersalahku ke dia yang amat sangat menyakiti dirinya saat itu. Tetapi apa boleh buat harapan yang aku susun dengan cermatnya itu tak akan pernah terwujud aku harus mengikhlaskannya pergi dengan bahagia dengan gadis pilihannya itu mungkin suatu saat nanti aku temukan yang lebih baik juga dari dirinya J
TURUT BAHAGIA DENGAN PERTUNANGANMU NDAA J
Kering air mataku mengingat tentangmu tentang kita yang tak jodoh
Dulu pernah bermimpi saling memiliki nyatanyapun tak kesampaian
Rela, relakanlah masa itu biarkanlah jadi masa lalu
Kenang diriku selalu di hatimu selalu di jiwamu simpan di memorimu
Ku nanti dirimu bila malampun tiba cukup kita yang tahu
Mimpi jadi saksinya
Melupakan seseorang yang pernah singgah dalam hidup kita tak semudah ketika kita jatuh cinta pada pandangan pertama. Cinta memang tak sepenuhnya membahagiakan namun cinta mengajari banyak hal kepada kita bagaimana ketulusan mencintai seseorang atau bahkan keikhlasan melepas seseorang jika itu yang terbaik. Cinta juga mengajari kita untuk tidak selalu memaksakan kehendak kita dan mampu mendewasakan kita. Semuanya akan terasa jika seseorang yang bermain cinta itu menyadarinya. Banyak orang yang menganggap cinta merupak suatu ketidak adilan, disaat kita berfikiran seperti itu kita belum mampu didewasakan cinta namun ketika kamu benar-benar bisa merasakan hadirnya cinta dalam diri kita secara tidak langsung cintalah yang mampu mendewasakan kita. Keikhlasan memang tak mudah apalagi melepas seseorang yang kita sayang untuk orang lain hal itulah yang sangat sulit namun ketika kita memaksakan dia untuk bersama kita namun pada saat itu penuh dengan ketidakpastian dan ketidak jujuran meski mengaku saling mencinta akankah pantas untuk terus dipertahankan sampai kapanpun ? jawabannya pasti tidak karena hubungan yang diawali dengan ketidakpastian dan ketidakjujuran akan membawa pada bencana. Maka jangan pernah untuk mencoba mencintai atau bahkan dicintai ketika kita belum siap merasakan air mata, sakit hati dan rasa kecewa.
Rasa cinta tidak sepenuhnya berjalan manis namun juga tidak sepenuhnya terasa pahit tergantung pada pasangan yang menjalaninya dengan komitmen yang kuat. Jika bangunan difondasi dengan kuat maka tertepa anginpun akan tetap kokoh, begitu juga dengan cinta ketika kepercayaan diberikan ketulusan dihadirkan serta kejujuran melengkapi kisah kasihnya maka ketika terdapat omongan miring yang akan menggoyahkan hubungan itu takakan pernah terjadi perpisahan.
Jagalah seseorang yang tengah berada disampingmu sekarang. Jangan pernah kamu membuat atauopun menggoreskan sakit hati dan rasa kecewa dalam hati dan perasaannya. Ketika dia menghilang tidak ada disamping kita, kita akan merasakan bahwa sangat berartinya kehadirannya dalam hidup kita. Jangan sampai kamu menyadari hal itu ketika ia telah pergi bersama orang lain atau bahkan pergi untuk selama-lamanya. Maka hanyalah penyesalan yang akan kamu miliki ketika ia telah pergi.Kita bisa menemukan sosok yang lebih baik dari yang sebelumnya namun rasa penyesalan ataupun rasa bersalah tak selamanya mudah untuk terhapus begitu saja.
Ketika cinta yang lain datang mungkin kita akan berusaha membuka pintu hati untuk menerimanya, namun tak mampu aku pungkiri aku tak mampu melupakan ndaa yang terlanjur melekat dalam hati sampai saat ini. Cinta yang baru dari seseorang yang tak baru dalam keseharianku. Dia Irga yang sebenarnya telah aku anggap sebagai kakak aku sendiri. Ketika luka ini tergoreskan karena mengetahui ndaa telah bertunangan maka hati ini berusaha menerima cinta baru itu. Ku buka harapan pada irga karena penantiannya yang tak kalah panjangnya. Dia hadir ketika aku sangat merasakan sakit hati ini dan kekecewaan ini. Air mataku tak mampu mengembalikan masa laluku jadi aku putuskan untuk melupakan segalanya dan mulai menerima cinta yang baru. Namun hadirnya irga sangat berbanding terbalik dengan ndaa, dia hadir hanya mampu membuatku terus-terusan terluka dan mengeluarkan air mata, dia tak mampu membuat aku tersenyum meski hanya sedetik saja. Aku mulai berfikir ulang untuk menerima dirinya. Namun jujur aku sangat merasakan kenyamanan ketika bersama dia berbeda pula dengan disaat bersama ndaa. Aku beranikan mengungkapkan hal itu pada dirinya, aku berharap hal itu tak menjadi malapetaka dalam hubunganku dengan dia. Namun setelah aku menjalani bersama irga hanya sekedar tahap pendekatan hatiku sepontan berputar ke masa lalu. Perasaan yang aku harapkan bisa benar-benar sayang ke dia kini telah berubah. Semakin dia mengungkapkan perasaannya semakin membuat perasaan ini memudar entah karena apa. Aku beranikan untuk bicara kepadanya dengan halus namun benar dugaanku dia tidak akan semudah itu untuk menerima semuanya. Yang ia rasakan aku terlanjur memberi harapan yang penuh kepada dia namun aku malah memutuskan harapan itu. Sakit mungkin ia rasakan kecewa pasti. Namun aku tidak mau berbohong kalau sebenarnya aku sudah tidak bisa lagi melanjutkan pendekatan ini.
Untuk kedua kalinya aku menyakiti seseorang yang telah mampu menghapuskan luka hatindan perasaanku saat itu. Benar-benar tak punya perasaan dan hanya bisa mempermainkan hati laki-laki. Rasa bersalah tak mampu mengobati luka dia. Dia terlanjur menuruti apa yang aku inginkan semuanya yang aku inginkan dia berusaha mengabulkannya meski sebenarnya sulit untuk dia. Saat itu aku benar-benar merasa tidak punya hati. Aku terlalu tega kepada cowok yang telah memilih hatiku untuk dicintainya. Namun hanya rasa kecewa dan sakit hati yang aku torehkan. Aku mengutarakan alasanku karena orang tuaku dan kerjaanku. Jujur memang orang tuaku tidak pernah setuju hubunganku dengan irga. Dan sebelum pendekatanpun aku mencoba mendekatkan irga dengan orang tuaku tapi dia yang beralasan sangat banyak. Akhirnya aku urungkan niatku dan menjalani pendekatan itu diam-diam. Hubunganku bisa dibilang layaknya orang yang sudah pacaran namun tidak pacaran, bisa di kata HTS.lah kadang penuh dengan kasih sayang kadang bertengkar seperti anjing dan kucing. Umbzzz.....!!!!!!!!!!!!tapi sejujurnya aku lebih nyaman ketika hubunganku itu berjalan layaknya seorang sahabat atau kakak adik tidak ada rasa sayang dan cinta. Namun kasih sayang dan rasa cinta itu tak mampu ditebak kehadirannya dan kita tak dapat menolak itu. Entah dia membenciku atau tidak aku tak tahu. Aku sudah minta maaf namun permintaan maafku antara diterima atau tidaknyapun aku juga tidak tahu. Aku hanya berdoa supaya dia tidak membenciku dan mau memaafkanku serta dia mampu menemukan seseorang yang jauh lebih bisa mengerti dirinya dibandingkan aku yang telah melukai hatinya.Entah apa yang telah aku perbuat, dan entah bagaimana aku harus menebus semua kesalahanku yang terlewat keterlaluan  ini L. Kini aku menjalani hidup tanpa adanya siapapun entah ndaa ataupun irga yang mampu menghiburku disaat aku kesepian. Dan aku harus terima itu semua. Inilah yang harus aku terima dari semua apa yang telah aku lakukan.
Berjalan enam bulan aku menjalani hidup tanpa hadirnya irga dan ndaa sesosok yang mampu melipur laraku dalam kesunyian dan kesepian. Ku arungi kehidupan ini sendirian tanpa mengharapkan kehadiran seseorang dalam hidupku dahulu. Aku tak sanggup jika kejadian yang telah berlalu itu terulang kembali dengan kejadian yang sama. Aku tidak mau menyakiti seorang cowok untuk kesekian kalinya. Kini aku hanya mampu memendam perasaan sukaku pada seseorang. Dia adalah Awan kakak seniorku di tempat aku bekerja. Dia sesosok yang sangatlah prefectionist. Aku sadar aku tak dapat memilikinya, hanya mampu mengagumi dan tak berani untuk mengungkapkannya. Aku menyadari aku sangatlah berbeda dengan dirinya, meskipun aku mengungkapkannya aku takkan bisa memiliki dan mungkin tak pernah ditanggapi segala curahan hati ini. Sesungguhnya aku trauma berhubungan dengan cowok kembali, takut aku menyakiti perasaan mereka kembali. Hingga aku putuskan untuk menutup rapat hati ini sampai Tuhanlah yang menakdirkan seseorang hadir untuk membuka kembali hati yang tertutup ini. Kini aku jalani semuanya dengan penuh suka cita, aku tak perlu seorang lelaki untuk mengisi kekosongan hati ini dan menemaniku dalam sunyi dan sepi. Aku masih memiliki sahabat-sahabat yang sangat mendukung kau dalam berbagai hal, menemani aku dalam suka dan duka. Mungkin saat ini aku harus banyak bersyukur dengan apa yang telah ku dapatkan sekarang dan menjadikan pelajaran untuk diambil hikmahnya kejadian di masa yang lalu. Hari-hariku kini penuh dengan senyuman karena hadirnya awan sosok kakak seniorku dalam keseharianku meski sebenrnya aku hanya mampu memandangnya dari jauh namun hal itu yang membuatku bisa tersenyum melupakan semua kejadian di masa yang lalu. Berkat keimanannya yang tinggilah yang mengajariku untuk selalu berlutut dan bersujud kepada TUHAN karena DIA-lah yang mengetahui segalanya yang terjadi. Tak perlu menyalahkan siapa-siapa semua telah diatur manusia hanyalah bertugas mencari dan berusaha setelah itu bertawakal biar Tuhan yang menentukan segalanya.
Perjalanan cintaku tak pernah berjalan dengan mulusnya. Perjalanan ini penuh dengan liku yang panjang dan tak pernah menemukan jalan yang lurus. Hati ini telah menyakiti perasaan orang lain. Jiwa ini telah melukai hati orang lain. Entah mereka memaafkanku akupun tak tahu. Jikapun mereka tak memaafkanku mungkin itulah yang harus aku terima. Jika mereka menuntut balas mungkin itu yang harus aku alami. Kini aku hanya akan menganggumi tanpa berkeinginan untuk memiliki. Mungkin sekarang aku bisa mencintainya namun suatu saat nanti akankah cinta ini terus bertengger padanya. Aku tak mau melukai hatinya seperti aku melukai hati lelaki yang telah mampu menyembuhkan luka hatiku.
Cinta datang bukan ketika kita membutuhkan cinta, namun cinta datang disaat kita tak memerlukannya, dan kita akan menyadari pentingnya hadirnya ketika cinta telah pergi. Cinta datang kepada orang yang pernah terluka dan dia masih mau menerima cinta dengan ketulusan hati. Cinta tak harus memiliki memang namun ketika cinta itu pantas untuk diperjuangkan dan pantas untuk dimiliki kenapa kita diam saja tanpa ada usaha untuk memperjuangkannya ?
Kejarlah cintamu, capailah cintamu, seimbangkan dengan citamu. Cinta tak akan pernah berarti ketika citamu tak pernah terwujud. Dan Cita tak akan pernah ternilai ketika kau tak pernah memiliki Cinta.

Sekian lama ndaa menghilang dan kini dia telah menikah dan memiliki seorang anak, memiliki keluarga baru yang bahagia. Terlihat dari raut wajah mereka yang tanpa merasakan kekurangan sebagai keluarga yang baru. Namun ketika malam menemaniku dalam sunyi, membantuku untuk menghapuskan kenangan itu tiba-tiba handphoneku berbunyi sebuah pesan dari seseorang yang tak ku kenal,,
Untukmu yang pernah singgah di hatiku
Untukmu yang pernah hinggap di hidupku
Untukmu yang pernah menjadi bagian masa laluku
Terima Kasih
Atas sepenggal episode dalam cerita hidupku
Atas seberkas kisah yang mewarnai lembar masa laluku
Atas manis dan pahitnya cinta palsu dalam perjalanan hidupku
Maafkan aku
Atas segala kebodohan yang pernah mengagumimu kala itu
Atas segala sikap pengecutku yang tak mampu membahagiakanmu saat itu
Dan atas segala kepalsuan rasaku dalam menyanjungmu masa itu
Mengenalmu adalah hal terindah yang takkan aku sesalu
Karena mengenalmu menyadarkanku sebodoh apa diri ini
Dan merajut kisah bersamamu
Mengajarkanku untuk tak tenggelam dalam kesalahan yang sama
Yakinlah
Tidak semata-mata Allah memisahkan aku darimu
Tidak semata-mata Allah menjauhkanmu dariku
Melainkan Allah Maha tahu apa yang terbaik bagimu dan bagiku
Kini aku telah temukan bahagiaku meski tanpamu
Membingkai surga dalam hidupku
Merajut ciinta dalam baungan Ridha-Nya
Yang banyak mengajarkanku siapa sejatinya aku
Semoga kelak kau temukan bahagiamu
Dalam keberkahan yang dipenuhi sakinah mawadah dan Rahmah .. amin J
Air mata spontan langsung terjatuh membaca pesan itu. Entah mengapa hatiku berkata itu pesan dari kamu ndaa. Entah benar atau tidakpun aku tidak tahu yang jelas kata-kata itu sangat menyentuh hatiku, mengingatkanku akan kesalahanku di masa lalu. Ingin rasanya membalas pesan itu namun aku takut menyakiti istrinya. Biarlah ku simpan pesan ini sebagai obat rinduku padanya jika benar ini dari kamu ndaa. Aku hanya mampu membalasnya dengan doa yang terbaik untuk kamu sekeluarga. Aku berusaha bersikap biasa ketika melihatmu dengan istri dan anakmu, namun hati ini masih terasa sangat sesak dan sakit. Kini aku hanya bisa menghindar ketika melihatmu, aku tak kuat memandang mata itu. Mata yang sejujurnya penuh dengan ketulusan namun tergoyahkan karena nafsu dan pelampiasanmu semata. Aku tak akan merusak kebahagianmu, aku tersenyum untuk hidupmu yang sekarang ini.
Malam ini aku terus berharap dapat berbicara berdua dengan kamu. Aku ingin menyelesaikan segala apa yang aku tahan selama ini. Namun aku tak lagi banyak berharap akan itu hanya saja terus berdoa jika Tuhan mengizinkan pesanku tersampaikan kepadanya. Aku ingin sekali bisa move..bener-bener move dari dia. Plisss !!! terkadang muncul harapan jika suatu saat aku diizinkan untuk bisa bertemu tatap muka dengan dia si gadis pilihanmu aku akan bersikap baik dan gak akan pernah lagi aku cemburu atau menyimpan segala perasaan yang telah berlalu itu. Tapi kenapa susah rasanya untuk melakukan hal itu. Dan sering hadir bayangan aku sedang berbicara dengan gadis itu dan kita diketemukan bertiga menyelesaikan segala permaslahan dan pada endingnya kita bertiga sahabatan. Kapan hal itu terwujud ? dan aku yakin Allah lebih mengetahui hal itu akan terwujud dan kini aku mengikuti semua apa yang ditakdirkan oleh Allah untuk aku

Tidak ada komentar:

Posting Komentar