Pagi
yang cerah menyambutku dengan senyumannya sang surya yang senantiasa menyinari
dunia. Langit yang biru angin yang sayup-sayup berdesiran mengiringi langkahku
menyusuri perjalanan menemukan bahagia hari ini. Harapan baru selalu datang
dengan hal yang lebih positif dibandingkan dengan yang telah berlalu. Kulangkahkan
kaki ini tanpa arah tujuan yang pasti. Hanya dengan mantapnya hatiku maka
langkah inipun sangatlah yakinku langkahkan. Merindukan sosok someone yang
mampu menemani dan mengisi kekosongan hati ini. Tetapi keyakinanku tetap saja
sama “ belum ada atau bahkan tidak ada yang cocok untukku karena mereka yang
begitu sempurna sedangkan aku penuh dengan ketidaksempurnaan”. Namun
berjalannya waktu aku selalu berusaha menepis semua prasangkaku itu yang
mungkin tidak begitu adil yang terus-terusan merendahkan diri sendiri dan
berdampak ketidak percayaan diri yang aku miliki. Kini aku mencoba menjalani
semuanya dengan penuh keyakinan dan penuh dengan percaya diri.
Kerinduanku
akan sosok seseorang yang aku dambakan tak berselang lama hadir seseorang yang
mampu menggoyahkan hatiku. Dia sosok teman masa kecilku yang datang dengan
penuh harapan dan keindahan cinta dan kasih sayangnya. Dia bernama Trianda
Kurniawan, dia terkenal anak mami selama ini. Namun hatiku tak lantas luluh
akan hadirnya. Sangatlah lama untuk menyakinkan hati ini untuk mampu
menerimanya. Namun setelah hubungan itu berjalan beberapa bulan bahkan bisa
dibilang sampai satu tahunan aku mencoba menjalin hubungan lagi yang telah lama
terputus itu, kata JADIAN pun keluar dari mulutku. Tapi akupun tak tahu mengapa
aku bisa menerima dia sebagai pengisi kekosongan hati ini untuk yang pertama
kalinya. Aku sendiripun bingung menerimanya atas dasar cinta atau yang lain.
Aku mencoba menjalaninya siapa tahu bisa menjadi awal aku belajar untuk
menerima cinta dan tidak menuntut yang lebih. Tapi hubungan ini sangat singkat
aku jalani. Padahal kalau dilihat dari masa pendekatannya sangatlah panjang,
pengorbanan dia untuk membuktikan betapa besar dan seriusnya perasaan dia ke
aku, penantiannya yang sabar dalam menghadapi sifatku dan kesetiaannya dalam
menunggu kemantapan hatiku, hal itu yang meluluhkan hatiku hingga akhirnya aku
putuskan untuk menerima dia tanpa pikir panjang dan tanpa menuntut apapun. Tapi
entah bagaimana alur cerita cinta ini aku dan dia memutuskan untuk berpisah.
Namun pasca aku berpisah ndaa (itulah panggilan sayangku) tetap menginginkanku
kembali padanya. Dengan mempercayai apa yang orang-orang bilang tetang sifat
dia yang sekarang tanpa melihat lagi perjuangannya memnpertahankan cinta ini
aku yakin dengan pilihanku untuk berpisah. Jujur memang aku tidak dan belum
bisa membuat dia tersenyum lepas karenaku, aku hanya mampu membuat dia sedih
dengan segala ucapan dan tingkah laku yang ingin menang sendiri. Tetapi aku
tidak bisa menerima dia lagi karena begitu banyak perkataan orang-orang yang
negatif tentang dia. Egois memang sangat egois aku saat itu aku sudah
memutuskan dia dengan mempercayai perkerkataan bodoh dari orang-orang yang
tidak menyukai hubunganku dengan dia.
Seminggu
setelah aku berpisah dengannya, dia tetap setia meenghubungiku tapi tetap saja
aku tak menghiraukan perasaannya yang mungkin saat itu sangat terluka dan tak
terima dengan perjuangan yang sangat panjang di masa lalu harus berakhir dengan
seseingkat ini. Memang aku sadar ini tidak adil buat dia. Tapi saat itu aku
benar-benar sedang emosi dan kalap dengan segala tuduhannya kepadaku dengan
segala fakta yang membuktikan apa yang orang-orang katakan tentang dirinya. Dan
satu-satunya jalan adalah berpisah. Padahal saat itu bertepatan dengan hari
ulang tahunku tetapi aku mendapatkan sms dan telpon dengan tuduhan yang sangat
tidak perlu untuk dilontarkan ke aku. Awalnya aku fikir dia sedang mengerjainku
membuat nangis aku meminta putus ke aku tetapi dugaanku ternyata salah besar,
dia benar-benar mengira aku mempunyai cowok lain diluar dia. Dan paling
parahnya tuduhan itu hanya untuk menutupi perselingkuhannya dengan mantannya
yang dahulu. Saat itu juga aku langsung meminta putus. Tidak salahkan ??
rasanya ingin menangis tetapi air mata ini seperti kering membeku begitu saja.
Banyak teman dan sahabat dia yang mengklarifikasi tentang perselingkuhannya.
Tetapi bagiku perselingkuhan tetaplah perselingkuhan yang tidak pernah bisa
untuk dimaafkan. Mungkin semua mengira aku sangatlah tidak adil, tapi aku
merasa adil perselingkuhan dilakukan karena dia suka dan cinta dengan orang
lain. Daripada saya menghalangi kisah cinta dia dengan orang yang sama-sama dia
suka ya keputusan terakhir adalah PUTUS. Jalan terbaik!
Sang
surya bersinar seperti biasa menghiasi pagi nan indah ini. Ku buka mataku
dengan penuh harapan untuk mulai melupakan dirinya yang mungkin tersakiti oleh
sikap dan keputusanku atau malah aku yang tersakiti karena perselingkuhannya.
Aku menjalani hari-hari ini tanpa ada hadirnya, sesosok yang mampu mengisi
kekosonganku seseorang yang telah mampu meluluhkan sifatku yang terus menutup
rapat hatiku untuk orang lain ternyata hadir hanya untuk melukai hatiku. Pagi
ini datang seorang lelaki, aku keluar dengan wajah yang mengusahakan kebahagian
meski dalam hati sebenarnya sangatlah kecewa. Dia adalah salah satu sahabat
dari ndaa,, aan namanya dia datang menjelaskan tentang semuannya. Dalam hatiku
berkata “mengapa tidak dia langsung untuk menjelaskan ke aku ? “. Diapun
melanjutkan perkataannya
“
mengapa kamu harus memutuskan ian ?”
“ku
rasa kamupun tahu alasannya apa dan seperti apa ?”
“bukankah
hubungan kalian baru berjalan seumuran jagung ? akankah tidak bisa dilanjutkan
lagi ?”
“kenapa
kamu yang mengebet kelanjutan hubunganku denga dia ? kemana dia tidak berani
untuk menjelaskan langsung ?”
“ya
dia tidak berani bertemu kamu, mungkin kamu berfikir dia pengecut tapi memang
dia tidak sanggup menemui kamu ? kenapa kamu harus memutuskan dia ?”
“sekarang
aku tanya kamu, pantas tidak kalausepasang kekasih yang telah menjalin hubungan
lantas berselingkuh dengan mantan yang mungkin dulu pernah membuat dia bahagia
? pantas tidak ?!”
“memang
tidak pantas dan memang harus disikapi secara tegas”
“
nah itu kamu tahu!”
“tapi
kamu tidak mau mendengarkan penjelasannya dulu mengapa dia melakukannya ke kamu
?”
“menurutku
tidak perlu karena sudah jelas kalau dia masih sayang dengan mantannya itu,
sekarang dah jelaskan ? jadi silahkan ANDA pergi !”
“tidak
! aku tidak akan pergi sebelum semuanya jelas, ian cerita ke aku sebenarnya ian
sangat sayang ke kamu ian ingin kamulah pelabuhan terakhirnya ian melakukan itu
biar kamu sadar dengan sikap cuekmu yang terus-terusan itu yang menyiksa hati
dan perasaan dia, seharusnya kamu instrospeksi diri kenapa sampai bisa kamu
diselingkuhi sampai segitunya. Kamu ingat dengan perjuangannya yang begitu
besarnya seharusnya kamu tidak percaya dia melakukan perselingkuhan itu tanpa
alasan. Lagian dia tidak sepenuhnya melakukanya. Dari siapa kamu dapat kabar
itu ? kamu begitu mudah percayanya sama orang-orang yang belum pasti tahu siapa
dirinya !” Jangan EGOIS jadi cewek jangan merasa ian mencintaimu dan sampai dia
memohon-mohon kamu bisa seenaknya sendiri !dia punya hati dan perasaan! Hanya
demi kamu dia berubah, demi kamu dia jarang keluar malam tapi apa kamu malah
nyakiti dia !”
“(spontan
saat itu air mata ini menetes,rasanya sangat bodoh dengan segala keputusanku
yang sangat gegabah itu)”
“sekarang
tidak perlu yang namanya air mata kamu keluarkan semuanya sudah
terlanjur,istilah nasi dah jadi bubur. Entah sampai kapan dia suka dan sayang
kamu aku tidak tahu pasti yang pasti dia sangat sayang ke kamu ! ingat dan
camkan itu !”(lantas dia pergi begitu saja meninggalkanku dengan penuh air mata
penyesalan)”
Sejak
saat itu aku berkeyakinan aku tidak boleh plin-plan aku harus terima apa yang
udah aku putuskan dulu. Meski sebenarnya aku yang salah tapi aku tidak bisa
kembali lagi takut jika hal yang sama akan aku lakukan lagi. Biarkan dia
mencari cinta yang lain yang mampu bahagiakan dia sepenuhnya dan tidak
menyiksanya kembali.
Satu
bulan dua bulan berlalu tetapi aku tak mampu melupakan dia sepeenuhnya, aku
masih sangat merasa bersalah kepada dia tetapi kini aku sudah lost contact
dengan dia. Ingin minta maaf langsung namun tak tahu harus mencari informasi
keberadaannya ke siapa.
Derai tetesan air mata ku rasa kini
kering sudah
Meratapi masa laluku yang tak
berpihak kepadaku
Kini engkau ada dimana ku tak tahu
apa kabarmu
Mungkinkah nanti ku temui dirimu
yang aku cintai
Tertulis kisah cerita kita begitu
indah masa laluku
Dia menangis dipelukkanku lalu
berkata “ pertahankan aku “
Dimana kini masa laluku apakah
engkau mendengar laguku
Yang tersaji hanya untukmu sebagai
pelengkap cerita hidupku
Ya
sudahlah, mungki inilah wujud penyesalanku, ketika ia sudah mampu melupakan aku
kini giliran aku yang terus berharap kehadiran dia dengan segala kata-kata
manisnya dan segala perhatiannya. Untuk mengobati kerinduanku ku membuat sebuah
cicin bertuliskan diriku dan dia, berharap suatu saat bisa bertemu dengan lembaran
yang baru aku mampu meminta maaf ke dia dan menjalin hubungan kembali dengan
dia disaat kita sudah sama-sama sukses nanti. Aminn J.
Cincin itupun terus aku pakai agar setiap aktivitasku selalu ditemani oleh
namanya meski bukan raga dan hatinya yang aku punyai sekarang setidaknya
namanya membangkitkan semangatku untuk menjadi insan yang kuat dan penuh harap
untuk mengukir dan melukiskan kehidupan yang indah bersama dia kelak J
Ku pejamkan mata ini ku tertidur
tanpa lelap
Tapi ku bermimpi kau jadi milikiku
Swaramu tetap bernyanyi walau
sadarku kyan tak ada
Namunku bahagia lagumu miliki
Indah senyumanmu takkan bisa pudar
makin indah di hatiku
Kini
senyumanpun selalu mengiringi setiap langkahku dengan ditemani senyuman sang
surya yang selalu menyambut kehadiranku dengan penuh suka cita J.
Aktivitasku ku habiskan dengan rekan kerjaku untuk sedikit melupakan segala
kenangan indah dan kesalahanku yang fatal dimasa lalu. Banyak rekan kerjaku
menyuruhku untuk segera mencari pendamping hidupku tapi aku tetap menunggu
kehadiran ndaa yang untuk pertama kalinya mampu meluluhkan hatiku yang sempat
aku tutup rapat ini.
“mau
sampai kapan ra kamu terus menunggu kehadiran dia yang tak pasti ada itu ?”
“sampai
dia benar-benar hadir dengan penuh harapan untuk memintaku kembali kepadanya
sampai dia benar-benar hadir dan memaafkan segala kesalahanku dimasa laluku
bersama dia”
“umbzzz...bagaimana
kalau dia udah menikah dan memutuskan untuk pergi dari kota ini dan tidak akan
kembali lagi ke kamu ?”
“aku
yakin dia akan kembali!”
“
okke yakin dia kembali, kalau dia kembali dengan segala berita yang mungkin
bakal menyakiti hatimu untuk kedua kalinya gimana ?”
“jikapun
itu yang terjadi aku relain dia insya allah L”
“okke”
Holiday
datang J
sukka deh. Waktunya aku pulang ke kampung halaman dengan segala kesuksesanku
yang telah aku dapatkan dan semoga bisa bertemu dengan ndaa. Harapan itu
seolah-olah sangatlah menyakitkan dan menghilang dengan sekejab setelah
mendengar berita dia telah melamar gadis pilihannya. Sangat kecewa ! tapi tidak
sepantasnya aku melakukan itu karena itulah mauku, dia menemukan gadis
pilihannya yang mampu membahagiakannya lahir batin tanpa membingungkan
perasaannya lagi. Yaa aku harus menerimanya mendoakan semoga langgeng. Tidak
boleh ada perasaan cemburu karena dia bukanlah siapa-siapaku lagi. Tidak adil
jika aku menuntut dia untuk kembali ke aku setelah aku mengecewakan hatinya.
Sakit ketika melihat cincin dengan namanya melingkar dijari manisku dengan
ketidakmungkinan terjadi tetap aku pakai. Dan air mata ini secara otomatis
jatuh ketika melihat fotonya di dalam dompetku dengan penuh senyuman manisnya yang sangat aku
rindukan dari dia. Sakit dan kecewa sangat terasa ketika melihat dia bermesraan
dengan gadis pilihannya. Dan niatku ingin meminta maaf padanya tak berani aku
lakukan karena takut akan menyakitkan gadis pilihannya itu. Mungkin lebih baik
aku memendam perasaan ini dan harapan ini sendirian tanpa sepengetahuan diaL.
Namun ku rasa cukup ku menunggu
semua rasa tlah hilang
Sekarang aku tersadar cinta yang ku
tunggu tak kunjung datang
Apalah arti akau menunggu bila kamu
tak cinta lagi
Penyesalan...beribu-ribu
penyesalan dan rasa bersalah menyelimuti hatiku. Aku bingung harus bagaimana,
takut jika aku mendekatinya merusak hubungan dia dengan sang gadis pilihan
namun jika tidak aku terus dihantui rasa bersalahku ke dia yang amat sangat
menyakiti dirinya saat itu. Tetapi apa boleh buat harapan yang aku susun dengan
cermatnya itu tak akan pernah terwujud aku harus mengikhlaskannya pergi dengan
bahagia dengan gadis pilihannya itu mungkin suatu saat nanti aku temukan yang
lebih baik juga dari dirinya J
TURUT
BAHAGIA DENGAN PERTUNANGANMU NDAA J
Kering air mataku mengingat
tentangmu tentang kita yang tak jodoh
Dulu pernah bermimpi saling
memiliki nyatanyapun tak kesampaian
Rela, relakanlah masa itu
biarkanlah jadi masa lalu
Kenang diriku selalu di hatimu
selalu di jiwamu simpan di memorimu
Ku nanti dirimu bila malampun tiba
cukup kita yang tahu
Mimpi jadi saksinya
Melupakan
seseorang yang pernah singgah dalam hidup kita tak semudah ketika kita jatuh
cinta pada pandangan pertama. Cinta memang tak sepenuhnya membahagiakan namun
cinta mengajari banyak hal kepada kita bagaimana ketulusan mencintai seseorang
atau bahkan keikhlasan melepas seseorang jika itu yang terbaik. Cinta juga
mengajari kita untuk tidak selalu memaksakan kehendak kita dan mampu
mendewasakan kita. Semuanya akan terasa jika seseorang yang bermain cinta itu
menyadarinya. Banyak orang yang menganggap cinta merupak suatu ketidak adilan,
disaat kita berfikiran seperti itu kita belum mampu didewasakan cinta namun
ketika kamu benar-benar bisa merasakan hadirnya cinta dalam diri kita secara tidak
langsung cintalah yang mampu mendewasakan kita. Keikhlasan memang tak mudah
apalagi melepas seseorang yang kita sayang untuk orang lain hal itulah yang
sangat sulit namun ketika kita memaksakan dia untuk bersama kita namun pada
saat itu penuh dengan ketidakpastian dan ketidak jujuran meski mengaku saling
mencinta akankah pantas untuk terus dipertahankan sampai kapanpun ? jawabannya
pasti tidak karena hubungan yang diawali dengan ketidakpastian dan
ketidakjujuran akan membawa pada bencana. Maka jangan pernah untuk mencoba
mencintai atau bahkan dicintai ketika kita belum siap merasakan air mata, sakit
hati dan rasa kecewa.
Rasa
cinta tidak sepenuhnya berjalan manis namun juga tidak sepenuhnya terasa pahit
tergantung pada pasangan yang menjalaninya dengan komitmen yang kuat. Jika
bangunan difondasi dengan kuat maka tertepa anginpun akan tetap kokoh, begitu
juga dengan cinta ketika kepercayaan diberikan ketulusan dihadirkan serta
kejujuran melengkapi kisah kasihnya maka ketika terdapat omongan miring yang akan
menggoyahkan hubungan itu takakan pernah terjadi perpisahan.
Jagalah
seseorang yang tengah berada disampingmu sekarang. Jangan pernah kamu membuat
atauopun menggoreskan sakit hati dan rasa kecewa dalam hati dan perasaannya.
Ketika dia menghilang tidak ada disamping kita, kita akan merasakan bahwa
sangat berartinya kehadirannya dalam hidup kita. Jangan sampai kamu menyadari
hal itu ketika ia telah pergi bersama orang lain atau bahkan pergi untuk
selama-lamanya. Maka hanyalah penyesalan yang akan kamu miliki ketika ia telah
pergi.Kita bisa menemukan sosok yang lebih baik dari yang sebelumnya namun rasa
penyesalan ataupun rasa bersalah tak selamanya mudah untuk terhapus begitu
saja.
Ketika
cinta yang lain datang mungkin kita akan berusaha membuka pintu hati untuk
menerimanya, namun tak mampu aku pungkiri aku tak mampu melupakan ndaa yang
terlanjur melekat dalam hati sampai saat ini. Cinta yang baru dari seseorang
yang tak baru dalam keseharianku. Dia Irga yang sebenarnya telah aku anggap
sebagai kakak aku sendiri. Ketika luka ini tergoreskan karena mengetahui ndaa
telah bertunangan maka hati ini berusaha menerima cinta baru itu. Ku buka
harapan pada irga karena penantiannya yang tak kalah panjangnya. Dia hadir
ketika aku sangat merasakan sakit hati ini dan kekecewaan ini. Air mataku tak
mampu mengembalikan masa laluku jadi aku putuskan untuk melupakan segalanya dan
mulai menerima cinta yang baru. Namun hadirnya irga sangat berbanding terbalik
dengan ndaa, dia hadir hanya mampu membuatku terus-terusan terluka dan
mengeluarkan air mata, dia tak mampu membuat aku tersenyum meski hanya sedetik
saja. Aku mulai berfikir ulang untuk menerima dirinya. Namun jujur aku sangat
merasakan kenyamanan ketika bersama dia berbeda pula dengan disaat bersama
ndaa. Aku beranikan mengungkapkan hal itu pada dirinya, aku berharap hal itu
tak menjadi malapetaka dalam hubunganku dengan dia. Namun setelah aku menjalani
bersama irga hanya sekedar tahap pendekatan hatiku sepontan berputar ke masa
lalu. Perasaan yang aku harapkan bisa benar-benar sayang ke dia kini telah
berubah. Semakin dia mengungkapkan perasaannya semakin membuat perasaan ini
memudar entah karena apa. Aku beranikan untuk bicara kepadanya dengan halus
namun benar dugaanku dia tidak akan semudah itu untuk menerima semuanya. Yang
ia rasakan aku terlanjur memberi harapan yang penuh kepada dia namun aku malah
memutuskan harapan itu. Sakit mungkin ia rasakan kecewa pasti. Namun aku tidak
mau berbohong kalau sebenarnya aku sudah tidak bisa lagi melanjutkan pendekatan
ini.
Untuk
kedua kalinya aku menyakiti seseorang yang telah mampu menghapuskan luka
hatindan perasaanku saat itu. Benar-benar tak punya perasaan dan hanya bisa
mempermainkan hati laki-laki. Rasa bersalah tak mampu mengobati luka dia. Dia
terlanjur menuruti apa yang aku inginkan semuanya yang aku inginkan dia
berusaha mengabulkannya meski sebenarnya sulit untuk dia. Saat itu aku
benar-benar merasa tidak punya hati. Aku terlalu tega kepada cowok yang telah
memilih hatiku untuk dicintainya. Namun hanya rasa kecewa dan sakit hati yang
aku torehkan. Aku mengutarakan alasanku karena orang tuaku dan kerjaanku. Jujur
memang orang tuaku tidak pernah setuju hubunganku dengan irga. Dan sebelum
pendekatanpun aku mencoba mendekatkan irga dengan orang tuaku tapi dia yang
beralasan sangat banyak. Akhirnya aku urungkan niatku dan menjalani pendekatan
itu diam-diam. Hubunganku bisa dibilang layaknya orang yang sudah pacaran namun
tidak pacaran, bisa di kata HTS.lah kadang penuh dengan kasih sayang kadang
bertengkar seperti anjing dan kucing. Umbzzz.....!!!!!!!!!!!!tapi sejujurnya
aku lebih nyaman ketika hubunganku itu berjalan layaknya seorang sahabat atau
kakak adik tidak ada rasa sayang dan cinta. Namun kasih sayang dan rasa cinta
itu tak mampu ditebak kehadirannya dan kita tak dapat menolak itu. Entah dia
membenciku atau tidak aku tak tahu. Aku sudah minta maaf namun permintaan
maafku antara diterima atau tidaknyapun aku juga tidak tahu. Aku hanya berdoa
supaya dia tidak membenciku dan mau memaafkanku serta dia mampu menemukan
seseorang yang jauh lebih bisa mengerti dirinya dibandingkan aku yang telah
melukai hatinya.Entah apa yang telah aku perbuat, dan entah bagaimana aku harus
menebus semua kesalahanku yang terlewat keterlaluan ini L. Kini aku
menjalani hidup tanpa adanya siapapun entah ndaa ataupun irga yang mampu
menghiburku disaat aku kesepian. Dan aku harus terima itu semua. Inilah yang
harus aku terima dari semua apa yang telah aku lakukan.
Berjalan
enam bulan aku menjalani hidup tanpa hadirnya irga dan ndaa sesosok yang mampu
melipur laraku dalam kesunyian dan kesepian. Ku arungi kehidupan ini sendirian
tanpa mengharapkan kehadiran seseorang dalam hidupku dahulu. Aku tak sanggup
jika kejadian yang telah berlalu itu terulang kembali dengan kejadian yang
sama. Aku tidak mau menyakiti seorang cowok untuk kesekian kalinya. Kini aku
hanya mampu memendam perasaan sukaku pada seseorang. Dia adalah Awan kakak
seniorku di tempat aku bekerja. Dia sesosok yang sangatlah prefectionist. Aku
sadar aku tak dapat memilikinya, hanya mampu mengagumi dan tak berani untuk
mengungkapkannya. Aku menyadari aku sangatlah berbeda dengan dirinya, meskipun
aku mengungkapkannya aku takkan bisa memiliki dan mungkin tak pernah ditanggapi
segala curahan hati ini. Sesungguhnya aku trauma berhubungan dengan cowok kembali,
takut aku menyakiti perasaan mereka kembali. Hingga aku putuskan untuk menutup
rapat hati ini sampai Tuhanlah yang menakdirkan seseorang hadir untuk membuka
kembali hati yang tertutup ini. Kini aku jalani semuanya dengan penuh suka
cita, aku tak perlu seorang lelaki untuk mengisi kekosongan hati ini dan
menemaniku dalam sunyi dan sepi. Aku masih memiliki sahabat-sahabat yang sangat
mendukung kau dalam berbagai hal, menemani aku dalam suka dan duka. Mungkin
saat ini aku harus banyak bersyukur dengan apa yang telah ku dapatkan sekarang
dan menjadikan pelajaran untuk diambil hikmahnya kejadian di masa yang lalu.
Hari-hariku kini penuh dengan senyuman karena hadirnya awan sosok kakak
seniorku dalam keseharianku meski sebenrnya aku hanya mampu memandangnya dari
jauh namun hal itu yang membuatku bisa tersenyum melupakan semua kejadian di
masa yang lalu. Berkat keimanannya yang tinggilah yang mengajariku untuk selalu
berlutut dan bersujud kepada TUHAN karena DIA-lah yang mengetahui segalanya
yang terjadi. Tak perlu menyalahkan siapa-siapa semua telah diatur manusia
hanyalah bertugas mencari dan berusaha setelah itu bertawakal biar Tuhan yang
menentukan segalanya.
Perjalanan
cintaku tak pernah berjalan dengan mulusnya. Perjalanan ini penuh dengan liku
yang panjang dan tak pernah menemukan jalan yang lurus. Hati ini telah
menyakiti perasaan orang lain. Jiwa ini telah melukai hati orang lain. Entah
mereka memaafkanku akupun tak tahu. Jikapun mereka tak memaafkanku mungkin
itulah yang harus aku terima. Jika mereka menuntut balas mungkin itu yang harus
aku alami. Kini aku hanya akan menganggumi tanpa berkeinginan untuk memiliki.
Mungkin sekarang aku bisa mencintainya namun suatu saat nanti akankah cinta ini
terus bertengger padanya. Aku tak mau melukai hatinya seperti aku melukai hati
lelaki yang telah mampu menyembuhkan luka hatiku.
Cinta
datang bukan ketika kita membutuhkan cinta, namun cinta datang disaat kita tak
memerlukannya, dan kita akan menyadari pentingnya hadirnya ketika cinta telah
pergi. Cinta datang kepada orang yang pernah terluka dan dia masih mau menerima
cinta dengan ketulusan hati. Cinta tak harus memiliki memang namun ketika cinta
itu pantas untuk diperjuangkan dan pantas untuk dimiliki kenapa kita diam saja
tanpa ada usaha untuk memperjuangkannya ?
Kejarlah
cintamu, capailah cintamu, seimbangkan dengan citamu. Cinta tak akan pernah
berarti ketika citamu tak pernah terwujud. Dan Cita tak akan pernah ternilai
ketika kau tak pernah memiliki Cinta.
Sekian
lama ndaa menghilang dan kini dia telah menikah dan memiliki seorang anak,
memiliki keluarga baru yang bahagia. Terlihat dari raut wajah mereka yang tanpa
merasakan kekurangan sebagai keluarga yang baru. Namun ketika malam menemaniku
dalam sunyi, membantuku untuk menghapuskan kenangan itu tiba-tiba handphoneku
berbunyi sebuah pesan dari seseorang yang tak ku kenal,,
Untukmu yang pernah singgah di
hatiku
Untukmu yang pernah hinggap di
hidupku
Untukmu yang pernah menjadi bagian
masa laluku
Terima Kasih
Atas sepenggal episode dalam cerita
hidupku
Atas seberkas kisah yang mewarnai
lembar masa laluku
Atas manis dan pahitnya cinta palsu
dalam perjalanan hidupku
Maafkan aku
Atas segala kebodohan yang pernah
mengagumimu kala itu
Atas segala sikap pengecutku yang
tak mampu membahagiakanmu saat itu
Dan atas segala kepalsuan rasaku
dalam menyanjungmu masa itu
Mengenalmu adalah hal terindah yang
takkan aku sesalu
Karena mengenalmu menyadarkanku
sebodoh apa diri ini
Dan merajut kisah bersamamu
Mengajarkanku untuk tak tenggelam
dalam kesalahan yang sama
Yakinlah
Tidak semata-mata Allah memisahkan
aku darimu
Tidak semata-mata Allah
menjauhkanmu dariku
Melainkan Allah Maha tahu apa yang
terbaik bagimu dan bagiku
Kini aku telah temukan bahagiaku
meski tanpamu
Membingkai surga dalam hidupku
Merajut ciinta dalam baungan
Ridha-Nya
Yang banyak mengajarkanku siapa
sejatinya aku
Semoga kelak kau temukan bahagiamu
Dalam keberkahan yang dipenuhi
sakinah mawadah dan Rahmah .. amin J
Air
mata spontan langsung terjatuh membaca pesan itu. Entah mengapa hatiku berkata
itu pesan dari kamu ndaa. Entah benar atau tidakpun aku tidak tahu yang jelas
kata-kata itu sangat menyentuh hatiku, mengingatkanku akan kesalahanku di masa
lalu. Ingin rasanya membalas pesan itu namun aku takut menyakiti istrinya.
Biarlah ku simpan pesan ini sebagai obat rinduku padanya jika benar ini dari
kamu ndaa. Aku hanya mampu membalasnya dengan doa yang terbaik untuk kamu
sekeluarga. Aku berusaha bersikap biasa ketika melihatmu dengan istri dan
anakmu, namun hati ini masih terasa sangat sesak dan sakit. Kini aku hanya bisa
menghindar ketika melihatmu, aku tak kuat memandang mata itu. Mata yang
sejujurnya penuh dengan ketulusan namun tergoyahkan karena nafsu dan
pelampiasanmu semata. Aku tak akan merusak kebahagianmu, aku tersenyum untuk
hidupmu yang sekarang ini.
Malam
ini aku terus berharap dapat berbicara berdua dengan kamu. Aku ingin
menyelesaikan segala apa yang aku tahan selama ini. Namun aku tak lagi banyak
berharap akan itu hanya saja terus berdoa jika Tuhan mengizinkan pesanku
tersampaikan kepadanya. Aku ingin sekali bisa move..bener-bener move dari dia.
Plisss !!! terkadang muncul harapan jika suatu saat aku diizinkan untuk bisa
bertemu tatap muka dengan dia si gadis pilihanmu aku akan bersikap baik dan gak
akan pernah lagi aku cemburu atau menyimpan segala perasaan yang telah berlalu
itu. Tapi kenapa susah rasanya untuk melakukan hal itu. Dan sering hadir
bayangan aku sedang berbicara dengan gadis itu dan kita diketemukan bertiga
menyelesaikan segala permaslahan dan pada endingnya kita bertiga sahabatan. Kapan
hal itu terwujud ? dan aku yakin Allah lebih mengetahui hal itu akan terwujud
dan kini aku mengikuti semua apa yang ditakdirkan oleh Allah untuk aku
Tidak ada komentar:
Posting Komentar